Menu

Mode Gelap
 

Politik & Pemerintahan · 17 Mei 2021 ·

Pemkot Kendari Perketat Pengawasan Arus Balik di Perbatasan

 					Sekda Kendari, Nahwa Umar Perbesar

Sekda Kendari, Nahwa Umar

Kendari, Portal.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kembali memperpanjang dan memperketat pengawasan Operasi Yustisi pengamanan dan Pencegahan Penularan Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di area perbatasan menuju Kota Kendari.

“Karena arus balik pasca liburan idul fitri meningkat, maka saya meminta Satgas percepatan penanganan COVID-19 yang bertugas di perbatasan memperketat penjagaan, utamanya warga yang hendak masuk Kota Kendari pasca libur lebaran,” kata Sekda Kota Kendari, Nahwa Umar, di Kendari, Senin.

Sekda Kota Kendari Nahwa Umar juga mengaku, sudah memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan rapid antigen di setiap perbatasan, jika ditemukan warga dengan suhu di atas 37 derajat Celcius, maka langsung dilakukan rapid antigen di tempat.

“Arus balik itu harus dijaga ketat di lapangan, bahkan tadi sudah sepakat dengan Dinkes agar secara acak dilakukan swab antigen di lapangan. Kita pakai termogun, kalau misalnya di atas 37 derajat celsius itu langsung diswab,” kata Nahwa.

Selain perketat wilayah perbatasan, Sekda Kota Kendari juga memerintahkan camat dan lurah juga menjaga wilayahnya masing-masing, jika ada warga yang diduga membawa penyakit maka segera dilaporkan agar segera mendapatkan penanganan.

Dalam operasi yustisi yang dilaksanakan di perbatasan Baruga, sebanyak 36 pengendara terjaring dalam operasi tersebut tanpa menggunakan masker serta diantaranya terdapat 13 orang yang memiliki suhu tubuh di atas 36 derajat Celsius dan menjadi catatan khusus bagi Tim Operasi Yustisi yang bertugas.

Berdasarkan pantauan Tim Operasi Yustisi, arah menuju Kota Kendari lalu – lintas yang masuk terbilang cukup ramai dan lancar sebanyak 1.598 kendaraan roda empat dan roda dua yang melintas.

“Terkait perpanjang waktu operasi yustisi, ada pengarahan dari pimpinan bahwa kami harus lanjut sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Paminuddin.

Perpanjangan, lanjut Paminuddin dikarenakan terjadi peningkatan arus lalu lintas, barang, orang serta jasa yang melintas diperbatasan pasca Idul Fitri.

“Banyak masyarakat yang masuk ke kota karena habis mudik kemarin dan mulai dari kemarin padat untuk masuk ke dalam kota kembali untuk melakukan aktifitas seperti biasa,” kata Paminuddin.

Selain itu, kata dia tim operasi yustisi selalu menyarankan agar Prokes selalu di jalankan kepada pengendara yang melintas.

Untuk diketahui, bagi pelintas yang melanggar karena tidak menggunakan masker, maka diberikan sanksi sosial berupa teguran hingga melakukan push up di tempat.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Usai Lantik Pengurus DPD Partai Demokrat Secara Daring, AHY Sebut Ingin Segera ke Sultra

25 November 2021 - 10:19

Cegah Anarkisme Hukum, Demokrat Mentahkan Uji Materiil Yusril dengan Serahkan Bukti ke Kemenkumham

14 Oktober 2021 - 15:51

Wali Kota Kendari Terima Piala Kota Layak Anak

13 Oktober 2021 - 16:40

Gerak Cepat Rifki Saifullah Razak Serap Aspirasi Warga, Kantor Kelurahan Munse dan Sungai Lapulu Jadi Perhatian Serius

30 September 2021 - 22:39

Rifki Saifullah Razak

Temu Kangen Konstituen Rifki Saifullah Razak Gelar Reses di Munse Raya

30 September 2021 - 20:34

Temu Kangen Konstituen Rifki Zaifullah Razak Gelar Reses di Munse Raya

Kemendagri Berikan Nilai ‘Sangat Tinggi’ Untuk Penataan Kelembagaan Pemerintah di Sultra

28 September 2021 - 14:43

Trending di Politik & Pemerintahan