#HeadlineButon

Pencarian Hari Ketujuh Tak Membuahkan Hasil, Operasi SAR Korban Hilang di Teluk Pasarwajo Resmi Ditutup

×

Pencarian Hari Ketujuh Tak Membuahkan Hasil, Operasi SAR Korban Hilang di Teluk Pasarwajo Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini

Buton, portal.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/BASARNAS) Kendari secara resmi menutup Operasi SAR terhadap satu korban yang dilaporkan hilang akibat insiden Man Over Board (MOB) di perairan Teluk Pasarwajo, Kelurahan Saragi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, pada Senin (28/7/2026).

Keputusan penutupan operasi diambil setelah pencarian yang berlangsung selama tujuh hari tidak membuahkan hasil. Hingga pukul 15.00 Wita, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan bahwa sesuai prosedur operasi SAR, pencarian dihentikan setelah memasuki hari ketujuh dan tidak ditemukan perkembangan yang mengarah pada keberadaan korban.

“Operasi SAR kecelakaan kapal dengan kondisi Man Over Board (MOB) terhadap satu orang yang hilang di perairan Teluk Pasarwajo resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing. Operasi SAR dapat dibuka kembali apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujarnya.

Korban diketahui bernama La Jedi (43), warga Kelurahan Saragi, Kecamatan Pasarwajo.

Berdasarkan kronologi kejadian, pada Selasa, 21 Juli 2026 sekitar pukul 17.00 Wita, korban berangkat melaut menggunakan longboat untuk memancing di sebuah rumpon di Teluk Pasarwajo. Sekitar pukul 21.00 Wita, seorang nelayan bernama La Dobo yang menuju rumpon yang sama tidak menemukan korban. Di lokasi hanya ditemukan barang-barang milik korban berupa alat pancing, senter, dan celana.

Merasa curiga, La Dobo kemudian menghubungi keluarga korban. Pencarian awal yang dilakukan keluarga hanya menemukan longboat milik korban dalam keadaan hanyut di sekitar pesisir Pantai Wakoko.

Selama operasi berlangsung, pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim SMC dan Staf SMC, Pos SAR Baubau, BPBD Buton, Polres Buton, Polair Buton, Koramil, TNI AL Baubau, Babinsa, aparat desa, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

Tim SAR juga mengerahkan sejumlah peralatan pendukung, seperti rescue car, rubber boat, longboat, AquaEye, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca selama pelaksanaan operasi pada hari ketujuh terpantau cerah berawan, dengan kecepatan angin sekitar 3 km/jam dan tinggi gelombang mencapai 0,5 meter.

Meski operasi resmi dihentikan, BASARNAS Kendari menegaskan bahwa pencarian dapat kembali dilaksanakan apabila di kemudian hari ditemukan petunjuk atau informasi baru terkait keberadaan korban

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id