#Advetorial#HeadlineFokus RedaksiMetro Kendari

Potret Rutinitas Pasar Tani di Kantor Dinas Pertanian Kendari

×

Potret Rutinitas Pasar Tani di Kantor Dinas Pertanian Kendari

Sebarkan artikel ini
Giat Pasar GTani di Pelataran Kantor Dinas Pertanian kendari, Kamis (4/9/25)

Kendari, portal.id – Pemerintah Kota kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), memaksimalkan pasar tani di daerah itu agar hasil pertanian dapat dipasarkan lebih optimal.

Setiap Kamis pagi, hasil tanaman segar dari para kelompok tani yang ada di Kota Kendari sudah terpajang di pelataran kantor Dinas Pertanian Kendari. Selain warga yang kebetulan melintas atau yang sudah mengetahui jadwal tetap pasar tani tersebut, maka sasaran pasar tani tersebut adalah para ASN yang berada di kompleks perkantoran beberapa OPD Kota Kendari di tempat itu.

“Produk pertanian yang di jual di pasar tani kualitasnya sama dengan sayur yang dijual di pasar swalayan. Sayur yang dijual di pasar tani tersebut kualitasnya sangat bagus, masih segar tidak seperti yang dijual di pasar traditional. Beberapa hasil tani yang dijual dan dipromosikan di Pasar Tani yaitu sayur-sayuran seperti sawi, kangkung, bayam, wortel, tomat dan beberapa sayuran lainnya,” kata kepala Dinas Pertanian Kendari, Makmur, Kamis.

Sejak dihadirkannya Pasar Tani pada 2019, sudah memberikan dampak positif bagi para petani lokal yang ada di kota Kendari. Pasar Tani ini memang diperuntukkan sebagai media promosi hasil pertanian dari kelompok-kelompok tani di Kota Kendari, di mana, hingga saat ini ada kurang lebih 100 kelompok tani yang telah terdaftar di Dinas Pertanian Kota Kendari yang bergerak pada budidaya tanaman pangan seperti jagung, ubi, padi serta buah-buahan dan sayur-sayuran.

Dijelaskan, pasar tani diselenggarakan untuk memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan bahan pokok pokok berkualitas dengan harga terjangkau, serta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan akses pokok pokok bagi masyarakat yang aman dan mencukupi.

“Pasar Tani di Kendari sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap petani. Dimana nantinya dapat memfasilitasi kegiatan yang diadakan seminggu sekali. Terkait dengan produk, produk-produk telah disediakan langsung petani di Kota Kendari. Kegiatan Pasar Tani ini juga no budget, yang artinya tidak mengunakan anggaran pemerintah. Akan tetapi kegiatan ini hanya menyediakan fasilitas seperti tenda untuk berkomunikasi dengan pengusaha dan pembeli,” katanya.

Kegiatan diselenggarakan untuk memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan bahan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau, serta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan akses pangan pokok bagi masyarakat aman dan mencukupi. Kegiatan itu juga sebagai upaya pengendalian harga agar sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah atau lebih rendah daripada harga pasar pada umumnya.

“Intinya Pasar Tani ini adalah bentuk fasilitasi kami untuk membantu mempromosikan serta memasarkan produk petani lokal. Selain itu juga untuk mempermudah konsumen mendapatkan produk hortikultura yang segar, bermutu dan harga yang wajar,” katanya.

Bagi masyarakat yang ini mendapatkan sayur atau produk pertanian yang segar, maka bisa berkunjung di pelataran Dinas Dertanian Kendari setiap Kamis pagi.

 

 

Didukung DPRD

Kegiatan pasar tani ini mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kota Kendari, Irmawati, karena dinilai mendorong pemunihan ekonomi petani.

“Kesulitan para petani dalam memasarkan produk selama ini tentu harus mendapat perhatian dari –pemerintah. Sehingga pemasaran produk pertanian ini sangat membantu  memulihkan dan mendorong peningkatan ekonomi petani,” katanya.

Dikatakan, sisi bagik dari program ini tentu untuk memenuhi kebutuhan pasar, dan diharapkan tidak berdampak butuk pada petani lokal dalam memasarkan hasil pertaniannya.

Wakil Ketua II DPRD Kendari Irmawati

Menurut dia, pasar tani ini untuk memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pangan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau dan menjaga ketersediaan pasokan pangan.  Selain itu, pasar tani menciptakan akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal, sehingga menggerakkan dan mengembangkan ekonomi lokal.

Pemerintah diminta untuk memberikan perhatian kepada petani dengan cara memberikan bantuan dalam upaya meningkatkan hasil produk tani.

“Kita harapkan bersama terus memberikan bantuan ruang pameran bagi petani, seperti halnya pasar tani secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id