Kendari, portal.id – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar rapat koordinasi (Rakor) persiapan di Ruang Samaturu Kantor Balai Kota Kendari, Senin (7/7/2025).
Rakor ini merupakan bagian awal dari upaya bersama lintas sektor dalam menyusun rencana kegiatan peringatan kemerdekaan tahun 2025 yang diharapkan berlangsung lebih semarak, bermakna, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat di Kota Kendari.
Rakor tersebut, dipimpin langsung Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Nismawati, didampingi oleh Asisten I Setda Kota Kendari, Maman Firmansyah. Turut hadir Kepala OPD Lingkup Pemkot Kendari, Kabag Setda Kota Kendari, Camat dan Lurah se-Kota Kendari.
Agenda utama rapat adalah pembentukan panitia peringatan HUT RI ke-80 tingkat Kota Kendari dan pembahasan kegiatan unggulan yang akan menjadi ikon peringatan tahun ini.
Kegiatan ini menjadi simbol dari semangat nasionalisme dan cinta tanah air, sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap para pahlawan dan refleksi kemerdekaan dalam skala massal. Selain sebagai simbolik, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, instansi lintas sektoral dan seluruh elemen masyarakat Kota Kendari.

Dalam rakor tersebut sejumlah agenda akan memeriahkan hari kemerdekaan tahun ini, seperti gerak jalan indah, karnaval juang, wisata pungut sampah, pasar murah, lomba kebersihan lingkungan tingkat kecamatan dan kelurahan serta beberapa lomba lainnya yang akan menjadi rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai awal Agustus mendatang.
Asisten I Setda Kota Kendari, Maman Firmansyah, mengatakan bahwa perayaan tahun ini akan dibuat lebih meriah dengan tetap mempertimbangkan efisiensi anggaran.
“Artinya, di tengah efisiensi ini, kita berharap juga bisa ikut memeriahkan HUT tersebut. Dengan cara yang murah tapi tetap meriah,” ujarnya saat ditemui usai rapat persiapan.
Maman menyebutkan, ada arahan langsung dari Wakil Wali Kota Kendari agar euforia perayaan tahun ini tidak hanya dirasakan di lingkungan pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat secara luas.

“Tradisi gerak jalan ini sangat meriah di tengah masyarakat. Siswa-siswi kita butuh ruang untuk tampil, makanya pelajar tingkat SD, SMP, dan bahkan SMA walaupun berada di bawah naungan provinsi diharapkan bisa berkoordinasi dengan Pemkot,” ucapnya.
Tak hanya pelajar, Pemkot juga mendorong partisipasi masyarakat umum dalam berbagai lomba dan karnaval.
“Walaupun hanya mengenakan kaos hitam, itu bentuk kreativitas. Yang penting semangatnya dirasakan hingga ke lorong-lorong,” tambah Maman.
Selain memperkuat semangat nasionalisme, rangkaian kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi. Sejumlah kegiatan, seperti gerak jalan dan pasar murah, akan melibatkan pelaku UMKM lokal.

“Kalau anak-anaknya ikut gerak jalan, biasanya orang tuanya mendampingi. Ini kita harapkan bisa jadi momen penggerak ekonomi kecil di sekitar lokasi kegiatan,” jelasnya.
Sementara itu, lomba kebersihan antar-kelurahan juga akan menjadi bagian dari perayaan. Para lurah dan camat sudah mulai melakukan aksi bersih-bersih yang akan dinilai menjelang HUT RI.
Rangkaian kegiatan akan dimulai awal Agustus dan mencapai puncaknya pada 17 Agustus.
“Ini baru rapat awal, nanti akan ada rapat lanjutan dan pemantapan. Tapi kita sudah siapkan sejak awal Juli agar pelaksanaannya bisa sukses dan lancar,” pungkasnya. (Adv)






