Lampung, portal.id – Syarifah Mutiara Putri, yang merupakan salah satu anggota PMR SMA Negeri 4 Kendari telah berhasil menorehkan Prestasi sebagai Juara 3 pada ajang Jumbara Got Talent yang merupakan salah satu jenis lomba yang dilaksanakan pada kegiatan Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) PMR Tingkat Nasional IX di Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
Jumbara Got Talent merupakan wadah relawan muda PMI untuk mengekspresikan keterampilan yang dimiliki relawan PMR seluruh Indonesia. Setiap provinsi mengirimkan perwakilan relawan untuk tiap tingkatan PMR, yaitu PMR Mula (SD), Madya (SMP), dan Wira (SMA).
Para peserta yang mewakili tiap provinsi dapat menampilkan keterampilan dalam berbagai bidang, antara lain Menyanyi, Menari, Memainkan alat music, Stand Up Comedy/Story Telling, dan berbagai keterampilan lainnya.
Syarifah Mutiara Putri menjadi juara III setelah membawakan tarian asal Sultra yakni Tarian Wa Ode Kamo Mono Kamba. Siswi anggora PMR SMA Negeri 4 Kendari ini berhasil lolos seleksi untuk tampil di panggung nasional bersama 19 provinsi lainnya, dan setelah tampil di hadapan dewan juri tarian tersebut berhasil meraih Juara 3.
Untuk diketahui, tarian asal dari Kabupaten Muna Sultra ini mengisahkan gadis cantik nan berwibawa dikalangan kerajaan muna pada saat itu, namun dia tdk sesempurna perempuan lainnya, dimana dia tidak memiliki alat vital refroduksi layaknya seperti perempuan umumnya.
Suatu ketika, Wa Ode Kamo Mono Kamba diasingkan dalam sebuah kamar yang terletak di loteng, karena banyak lelaki yang ingin melamarnya. Namun, ayahnya Omputo Sangia tidak ingin hal itu terjadi karena akan menyebar aib keluarga. Selama diasingkan, Wa ode Kamo Mono Kamba selalu berkhayal ingin terbang bagaikan burung, ingin bebas bagaikan angin.

Sementara itu, H Sahrun Gaus, yang merupakan Sekretaris PMI Sultra yang mendampingi langsung delegasi PMI Sultra pada event tersebut sangat berbahagia dan berbangga dengan prestasi yang telah diraih oleh Relawan PMR PMI Sultra, karena hal tersebut dapat mengangkat nama daerah di tingkat Nasional melalui talenta-talenta muda berbakat.
“Hal seperti ini wajib kita dukung dan tumbuhkembangkan di kalangan generasi muda di sekolah agar mereka selalu dapat mengekspresikan keterampilan positif melalui kegiatan ekstrakurikuler PMR di sekolah. Kita patut berbangga karena tidak semua provinsi dapat tampil di panggung tingkat nasional karena seleksinya sangat ketat, dan kitapun berhasil mengukir prestasi. Semua ini tidak terlepas dari upaya maksimal yang telah dilakukan oleh Pengurus PMI Kabupaten/Kota dibawah Pembinaan dari PMI Provinsi Sultra,” katanya.
Kegiatan Jumbara yang dilaksanakan 5 tahun sekali, kegiatan tahun ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, dan dihadiri lebih 4.000 peserta se Indonesia termasuk 11 utusan PMR negara Sahabat diantaranya, Amerika, Itali, Jepang, India, Singapura, Malaysia, Timur Leste, Belanda, Perancis, Thailand, China, Pakistan, perwakilan ICRC, dan Perwakilan IFRC.
Kegiatan Jumbara berlangsung di Kalianda, Lampung Selatan, Provinsi Lampung berlangsung sejak tanggal 2 Juli sampai dan ditutup secara resmi pada tanggal 9 Juli 2023.
PMI Sultra mengutus 167 orang delegasi dan menduduki 3 besar dalam jumlah delegasi dan menduduki peringkat 2 besar prestasi secara nasional yang meliputi Penampilan terbaik Parade Budaya, Juara 2 Wahana Kepalangmerahan, dan Juara 3 Jumbara Got Talent Tingkat Wira. Kegiatan tersebut dihadiri langsung H. Abdurrahman Shaleh selaku Ketua PMI Sultra sekaligus Ketua DPRD Provinsi Sultra.






