Kendari, portal.id – Sebanyak 22 peserta Sekolah Lansia Gepsultra Mahanaim Kelurahan Pondambea, Kota Kendari, resmi diwisuda setelah menyelesaikan program Sekolah Lansia Standar 2. Prosesi wisuda berlangsung khidmat di Hotel Wixel Kota Kendari, Rabu (7/10/2026).
Para wisudawan dan wisudawati tersebut sebelumnya telah menyelesaikan pembekalan pada program Standar 1 dan dinyatakan lulus pada 2025.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asmar, M.Si., mengatakan Sekolah Lansia merupakan bagian dari pendidikan nonformal sepanjang hayat yang ditujukan bagi kelompok lanjut usia maupun pra-lansia.
Menurutnya, program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia sehingga mereka tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.
“Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup agar para lansia kita menjadi pribadi yang Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat atau yang kita sebut dengan Lansia SMART,” ujar Asmar.
Ia menjelaskan, keberlangsungan pembelajaran di Sekolah Lansia Mahanaim terus dijaga melalui pertemuan rutin dua kali dalam sebulan. Para peserta mendapatkan materi dari psikolog serta dukungan pemeriksaan kesehatan secara berkala dari puskesmas terdekat.
Sementara itu, Wali Kota Kendari yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Ir. Nismawati, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan wisuda tersebut.

Nismawati menjelaskan, Wali Kota Kendari tidak dapat hadir secara langsung karena tengah mendampingi agenda kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakannya, Wali Kota Kendari menyampaikan kebanggaan atas pencapaian Sekolah Lansia Mahanaim. Wisuda tersebut dinilai menjadi bukti bahwa usia bukan penghalang untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
“Pelaksanaan wisuda ini sangat kami apresiasi. Hal ini membuktikan bahwa kita semua dan para peserta wisuda tidak pernah berhenti untuk belajar,” ungkapnya.
Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan kasih sayang, perhatian, dan penghormatan kepada orang tua. Semangat para lansia dalam mengikuti pendidikan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.
“Mari terus memberikan kasih sayang dan perhatian pada orang tua kita semua. Jangan pernah berhenti belajar, bersyukur, dan bersilaturahmi. Jadilah terus teladan yang baik bagi anak-anak kita,” pesannya.
Ia berharap momentum wisuda tersebut tidak menjadi akhir dari proses belajar para peserta, tetapi menjadi dorongan untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jadikan wisuda ini bukan sebagai akhir dalam belajar, melainkan semangat untuk bersama-sama menjadikan Kota Kendari yang ramah lansia, inklusif, dan dapat terus bermanfaat,” pungkasnya.






