Konawe, sibernad.id – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, mengajak masyarakat untuk membudayakan konsumsi ikan sebagai sumber pangan bergizi sekaligus menjaga kelestarian laut demi keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan di daerah.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) Tingkat Provinsi Sultra Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Lomba Masak Serba Ikan dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional (Harkannas) 2026.
Kegiatan berlangsung di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sabtu (31/10/2026).
Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menegaskan bahwa ikan merupakan salah satu sumber pangan dengan kandungan gizi dan nutrisi tinggi yang sangat baik bagi kesehatan. Karena itu, masyarakat, khususnya para orang tua, diharapkan membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak dini.
Menurutnya, kebiasaan makan ikan perlu kembali ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, mengingat manfaatnya bagi kesehatan, pertumbuhan, dan kecerdasan generasi muda.
“Melalui kegiatan GEMARIKAN ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan konsumsi ikan dan menjadikannya sebagai bagian dari menu makanan sehari-hari,” ujarnya.
Gubernur juga menyoroti besarnya potensi kelautan Sultra. Sekitar 70 persen wilayah provinsi tersebut merupakan lautan, dengan produksi perikanan mencapai sekitar 43 ribu ton per tahun. Capaian itu menempatkan Sultra dalam empat besar daerah penghasil ikan di Indonesia.
Ia menyebut sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah yang mendasari penetapan agro-maritim sebagai satu dari empat pilar prioritas pembangunan Sulawesi Tenggara.
Potensi tersebut, lanjutnya, harus dimanfaatkan secara optimal agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, terutama nelayan dan pelaku usaha perikanan.
Selain mendorong peningkatan konsumsi ikan, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan laut dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sebab, kelestarian lingkungan laut turut menentukan ketersediaan ikan yang segar dan berkualitas.
Menurutnya, hasil perikanan yang berkualitas tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai jual lebih baik sehingga dapat meningkatkan pendapatan nelayan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Sultra, Arinta Nila Hapsari Andi Sumangerukka, mengatakan Lomba Masak Serba Ikan menjadi salah satu upaya mengajak masyarakat lebih kreatif mengolah hasil laut menjadi berbagai menu makanan yang menarik dan bergizi.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkenalkan beragam inovasi olahan ikan, udang, dan hasil laut lainnya sehingga semakin diminati masyarakat.
“Harapan saya, melalui lomba ini kita bisa mengolah sumber daya alam yang ada di Sulawesi Tenggara, khususnya ikan, udang, dan hasil laut lainnya. Kita juga ingin mengampanyekan agar masyarakat semakin gemar makan ikan dengan menghadirkan menu-menu baru yang lebih variatif,” ujarnya.
Arinta juga mengajak para orang tua membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan minimal empat hingga lima kali dalam sepekan untuk mendukung tumbuh kembang serta mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sultra, Hj. Hikmawaty, melaporkan bahwa Lomba Masak Serba Ikan yang diselenggarakan DKP Sultra bekerja sama dengan TP PKK Sultra diikuti 10 tim penggerak PKK kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap prioritas pembangunan Gubernur Sultra di sektor agro-maritim berbasis ketahanan pangan.
Dalam laporannya, Hikmawaty mengungkapkan bahwa Sultra memperoleh alokasi 60 titik pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada 2026, dengan progres pembangunan mencapai sekitar 50 persen.
Selain lomba masak, peringatan Harkannas 2026 juga diisi dengan penyerahan 50 paket produk olahan hasil perikanan kepada perwakilan nelayan, ibu hamil atau menyusui, serta remaja pranikah.
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 10 perwakilan masyarakat Desa Sorue Jaya oleh Gubernur Sultra bersama Ketua TP PKK Sultra, Pj. Sekda Sultra, dan Kepala DKP Sultra.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Bazar UMKM Olahan Produk Hasil Perikanan yang menampilkan sedikitnya 30 jenis produk olahan. Gubernur bersama rombongan juga menyaksikan kegiatan Harmoni Bakar Ikan yang melibatkan 24 perwakilan nelayan dan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, diumumkan pula para pemenang Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Sultra Tahun 2026.
Untuk kategori menu keluarga, Juara I diraih TP PKK Kabupaten Bombana, Juara II TP PKK Kota Baubau, dan Juara III TP PKK Kabupaten Buton Selatan. Sementara Juara Harapan I diraih TP PKK Kabupaten Konawe Kepulauan dan Juara Harapan II TP PKK Kabupaten Kolaka Utara.
TP PKK Kabupaten Bombana berhasil meraih predikat Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan GEMARIKAN 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sultra bersama Ketua TP PKK Sultra.
Adapun kategori Juara Favorit diraih TP PKK Kota Kendari, sedangkan penghargaan Inovasi Menu Terbaik diberikan kepada TP PKK Kota Baubau.
Di penghujung kegiatan, Gubernur Sultra bersama Pj. Sekda dan sejumlah pejabat terkait turut mengunjungi Cold Storage Koperasi Cahaya Alam Bokori yang berada di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peninjauan fasilitas pendukung sektor perikanan di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih.






