KENDARI – Malam di Anjungan Teluk Kendari terasa berbeda. Lampu-lampu warna-warni memantul di permukaan air, tawa anak-anak bersahut-sahutan, sementara alunan musik mengalir pelan di antara kerumunan. Bagi banyak warga, inilah tanda bahwa Nataru Fest 25 kembali hadir—sebuah perayaan akhir tahun yang bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang bertemu dan berbagi cerita.
Sejak dibuka pada 22 Desember 2025, kawasan anjungan tak pernah benar-benar sepi. Warga datang bersama keluarga, sahabat, bahkan sekadar melepas penat setelah rutinitas harian. Ada yang duduk santai di tepi teluk, ada pula yang sibuk mengabadikan momen dengan ponsel mereka.
“Jarang-jarang kita bisa kumpul begini, ramai tapi tetap nyaman,” ujar salah seorang pengunjung sambil menunggu anaknya naik wahana bebek air.
Wahana permainan memang menjadi magnet tersendiri, terutama bagi anak-anak. Teriakan gembira terdengar setiap kali bebek air berputar pelan di teluk. Bagi para orang tua, kesederhanaan hiburan ini justru menjadi nilai lebih.
Di sisi lain, aroma makanan dari deretan tenant kuliner menggoda siapa saja yang melintas. Warga tampak menikmati jajanan sambil berbincang ringan, sementara pelaku UMKM lokal sibuk melayani pembeli.
“Alhamdulillah, ramai terus. Festival begini sangat membantu kami,” tutur salah satu pedagang dengan senyum lebar. Nataru Fest 25 bukan hanya tentang bersenang-senang, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi ekonomi kecil masyarakat.

Festival ini memberi panggung bagi mimpi dan kreativitas warga. Saat malam semakin larut, suasana kian hangat. Dentuman musik DJ dan alunan akustik berpadu dengan langkah peserta night run dan gerakan energik warga yang mengikuti zumba dan poundfit.
Nataru Fest 25 adalah lebih dari sekadar agenda akhir tahun. Ia menjadi ruang publik yang hidup tempat orang-orang saling menyapa, berbagi tawa, dan merayakan kebersamaan. Di Anjungan Teluk Kendari, akhir tahun bukan hanya tentang pergantian kalender, melainkan tentang rasa memiliki dan harapan yang tumbuh bersama menyambut tahun baru.
Keberlanjutan Nataru Fest menjadi penting karena festival ini membuktikan bahwa ruang publik dapat hidup ketika dikelola dengan melibatkan masyarakat. Agenda ini bukan sekadar hiburan akhir tahun, tetapi ruang kebersamaan bagi warga Kendari.
Festival ini juga memberi tempat bagi keluarga untuk berkumpul, anak-anak bermain dengan aman, pelaku UMKM menggerakkan ekonomi, dan komunitas lokal mengekspresikan kreativitasnya. Keberadaannya membuktikan bahwa ruang publik bisa hidup ketika dikelola bersama masyarakat.
Melanjutkan Nataru Fest berarti menjaga kebersamaan, menguatkan ekonomi lokal, dan merawat identitas Kota Kendari sebagai kota yang ramah dan inklusif.
Reporter: Siwi






