Ekonomi & BisnisNews

Catatan OJK: Industri Perbankan Sultra Tumbuh di Awal 2026, Aset Capai Rp61,68 Triliun

×

Catatan OJK: Industri Perbankan Sultra Tumbuh di Awal 2026, Aset Capai Rp61,68 Triliun

Sebarkan artikel ini
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha. Foto: Portal.id.

Portal.id, KENDARI – Kinerja industri perbankan di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada awal 2026 menunjukkan tren pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data pemaparan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kamis (5/3/2026) memperlihatkan peningkatan pada aset, dana pihak ketiga (DPK), dan penyaluran kredit pada Januari 2026 dibandingkan Januari 2025.88

Total aset perbankan Sultra pada Januari 2026 mencapai Rp61,68 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan Januari 2025 yang berada di posisi Rp57,91 triliun. Secara tahunan, aset perbankan tumbuh sekitar 6,51 persen.

Peningkatan juga terlihat pada penghimpunan dana pihak ketiga. Pada Januari 2026, DPK tercatat sebesar Rp33,64 triliun, lebih tinggi dibandingkan Januari 2025 yang berada di angka Rp31,67 triliun. Pertumbuhan tahunan DPK tercatat sekitar 6,22 persen.

Sementara itu, penyaluran kredit perbankan pada Januari 2026 mencapai Rp42,59 triliun. Nilai ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp40,52 triliun. Secara tahunan, kredit tumbuh sekitar 5,11 persen.

Dari sisi intermediasi atau perantaraan perbankan, rasio keuangan (loan to deposit ratio) pada Januari 2026 tercatat sebesar 126,59 persen. Angka tersebut sedikit menurun dibandingkan Januari 2025 yang berada pada level 127,58 persen.

Di sisi kualitas kredit, rasio non-performing loan (NPL) atau kesehatan aset perbankan pada Januari 2026 berada di level 2,10 persen. Angka ini meningkat dibandingkan Januari 2025 sebesar 1,76 persen.

Secara umum, data tersebut menunjukkan aktivitas perbankan di Sultra pada awal 2026 tetap tumbuh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan peningkatan pada aset, penghimpunan dana masyarakat, serta penyaluran kredit.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id