Kendari, Portal.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, secara resmi membuka kegiatan Advokasi Promosi Bangga Kencana bersama pemangku kepentingan dan mitra kerja Genting Kota Kendari Tahun 2026. Kegiatan strategis yang digagas oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Kendari ini berlangsung khidmat di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, pada Jumat (22/5/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, misi, dan langkah kerja seluruh elemen pembangunan dalam menangani persoalan kependudukan, kesehatan masyarakat, hingga penurunan angka stunting yang kini menjadi prioritas utama pembangunan nasional maupun daerah.
Dalam sambutannya, Sekda Kendari Amir Hasan menegaskan bahwa program Bangga Kencana – yang merupakan singkatan dari Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana-memegang peran sangat vital, sentral, dan strategis dalam peta jalan pembangunan daerah. Program ini menjadi pilar utama dalam upaya mewujudkan keluarga Indonesia yang tidak hanya berkualitas secara ekonomi, tetapi juga sehat secara fisik dan mental, serta sejahtera dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, tantangan pembangunan keluarga yang kian kompleks, beragam, dan dinamis seiring perubahan zaman menuntut kerja sama yang erat, padu, dan sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah, seluruh pemangku kepentingan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga para mitra kerja di tingkat akar rumput. Tanpa kolaborasi lintas sektor yang kuat, berkelanjutan, dan saling menguatkan, tujuan besar meningkatkan kualitas hidup warga serta menyejahterakan keluarga akan sulit tercapai secara maksimal dan merata di seluruh wilayah Kota Kendari.
“Berbagai tantangan pembangunan keluarga yang kita hadapi saat ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar setiap program yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata, menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, dan berjalan berkelanjutan. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri atau berjalan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, kegiatan advokasi dan promosi Bangga Kencana ini menjadi sarana yang sangat penting dan strategis untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta partisipasi aktif seluruh pihak dalam mendukung kebijakan dan program pemerintah di bidang kependudukan dan keluarga berencana,” ujar Amir Hasan di hadapan para peserta yang hadir.
Lebih lanjut, Sekda Kendari juga menyampaikan apresiasi tinggi dan penghargaan mendalam terhadap langkah proaktif, inovatif, dan konsisten yang diambil oleh Dinas P2KB Kota Kendari.
Menurutnya, dinas terkait telah bekerja keras dalam gencar melakukan edukasi, sosialisasi, hingga pendampingan teknis terkait pengendalian laju pertumbuhan penduduk serta pembangunan ketahanan keluarga.

Ia berharap, melalui pertemuan, diskusi, dan penyamaan persepsi yang dilakukan secara mendalam dalam kegiatan ini, akan terbentuk komitmen bersama yang lebih kuat, terpadu, dan bertanggung jawab dalam menekan berbagai persoalan sosial yang berkaitan erat dengan kependudukan, kesehatan reproduksi, ketahanan ekonomi keluarga, hingga masalah gizi buruk dan stunting yang menjadi perhatian utama pemerintah saat ini.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja Dinas P2KB yang terus bergerak aktif mendekatkan program ke masyarakat. Kegiatan seperti ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang konsolidasi untuk memastikan pesan-pesan pembangunan keluarga sampai ke sasaran dengan benar. Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat komitmen bersama kita semua dalam menekan berbagai persoalan sosial yang berkaitan dengan kependudukan dan ketahanan keluarga, demi masa depan Kendari yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas P2KB Kota Kendari, Jahudding, menjelaskan secara rinci bahwa kegiatan advokasi dan promosi Bangga Kencana ini secara khusus diselenggarakan dengan tujuan utama memperkuat dukungan, peran serta, dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan serta mitra kerja terhadap pelaksanaan program Genting di wilayah Kota Kendari. Program Genting sendiri merupakan inisiatif unggulan yang dirancang khusus sebagai bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting, sekaligus peningkatan kualitas keluarga secara menyeluruh, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga ketahanan sosial budaya.
Menurut Jahudding, keberhasilan program-program strategis seperti Genting dan Bangga Kencana tidak bisa hanya mengandalkan kerja pemerintah semata atau dikerjakan secara parsial, melainkan sangat bergantung pada keterlibatan aktif, semangat gotong royong, dan dukungan penuh seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga lingkungan terkecil. Melalui pendekatan edukasi yang persuasif, pendampingan yang intensif dan berkelanjutan, serta pelayanan kesehatan dan kesejahteraan yang mudah diakses masyarakat, diharapkan perubahan perilaku positif dapat terbentuk, tumbuh, dan melekat di tengah masyarakat.
“Program Genting ini merupakan bagian tak terpisahkan dari langkah konkret pemerintah dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan kualitas keluarga. Kami melakukannya melalui tiga pilar utama, yaitu edukasi yang benar dan tepat sasaran, pendampingan yang berkelanjutan, serta pelayanan yang merata dan berkualitas kepada masyarakat. Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tapi masalah kualitas sumber daya manusia masa depan. Karena itu, kami terus mendorong sinergitas lintas sektor agar setiap target pembangunan keluarga yang telah ditetapkan pemerintah pusat maupun daerah dapat tercapai secara maksimal dan memberikan manfaat langsung yang dirasakan oleh seluruh warga Kota Kendari,” ungkap Jahudding.

Kegiatan ini dihadiri dan diikuti oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, organisasi mitra kerja, kader pembangunan keluarga, kader kesehatan, tenaga penyuluh, hingga perwakilan instansi terkait di lingkup Pemerintah Kota Kendari. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata keseriusan, kepedulian, dan dukungan bersama dalam menangani isu strategis yang berdampak besar pada kualitas sumber daya manusia masa depan daerah ini. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi materi dan diskusi interaktif, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah kerja nyata yang akan diterapkan di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan advokasi dan promosi yang berlangsung interaktif dan penuh semangat ini, diharapkan akan tercipta persepsi yang sama, komitmen yang kokoh, dan langkah kerja yang terpadu dalam memperkuat implementasi program Bangga Kencana serta menjalankan program Genting dengan lebih efektif dan efisien. Seluruh pemangku kepentingan sepakat bahwa penanganan stunting dan peningkatan kualitas keluarga adalah tanggung jawab bersama yang harus dijalankan dengan hati dan kerja keras.
Pada akhirnya, seluruh upaya, kerja keras, dan sinergi yang dibangun ini ditujukan semata-mata untuk mewujudkan keluarga-keluarga berkualitas, bebas dari masalah gizi buruk dan stunting, serta membangun masyarakat Kota Kendari yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya, dan berdaya saing tinggi di masa mendatang. Pemerintah Kota Kendari bertekad memastikan tidak ada satu keluarga pun yang tertinggal dalam pembangunan, demi mewujudkan visi besar Kendari sebagai kota yang layak huni, sehat, dan sejahtera bagi seluruh warganya. (ADV)






