Kendari, portal.id – Meski pelantikan pengurus baru masih dijadwalkan 15 Juni 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sudah bergerak cepat turun ke lapangan. Langkah awal dilakukan dengan menjalin kolaborasi bersama Dinas Pertanian Kota Kendari guna mendorong peningkatan kesejahteraan kelompok tani.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengatakan Surat Keputusan (SK) kepengurusan telah resmi diterbitkan pengurus pusat. Saat ini pihaknya fokus mematangkan persiapan pelantikan sekaligus menyusun langkah strategis untuk mendampingi petani di Kota Kendari.
“Tani Merdeka merupakan program nasional yang bertujuan memberdayakan petani hingga benar-benar mandiri dan sejahtera. Tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan, petani juga diharapkan dapat mengembangkan usahanya hingga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” ujar Sahuriyanto, Selasa (10/6/2026).
Menurutnya, tujuan akhir program ini jelas: petani lebih sejahtera, mandiri, dan mampu mengembangkan usaha pertaniannya secara berkelanjutan.
Untuk mencapai target tersebut, DPD Tani Merdeka Kendari akan berperan sebagai fasilitator yang menjembatani kelompok tani dengan berbagai program bantuan dan pemberdayaan dari pemerintah maupun pihak lain. Pendampingan akan dilakukan secara berkelanjutan dengan mengoptimalkan peran penyuluh pertanian yang masuk dalam struktur organisasi.
“Teman-teman penyuluh akan menjadi ujung tombak pendampingan. Mereka akan terus mendampingi petani agar program peningkatan kesejahteraan dapat berjalan secara berkesinambungan,” jelasnya.

Senada, Sekretaris DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Kendari, Zulfiany Azis, menambahkan bahwa pihaknya ingin memastikan setiap program pendampingan benar-benar menyentuh kebutuhan petani di lapangan.
“Kegiatan kolaborasi dengan Dinas Pertanian ini jadi langkah awal kami. Sebagai sekretaris, saya melihat tugas utama kami adalah memastikan data kelompok tani valid dan program yang masuk tepat sasaran. Pendampingan tidak boleh berhenti setelah bantuan cair, tapi harus berkelanjutan sampai petani benar-benar mandiri dan usahanya naik kelas,” kata Zulfiany Azis.
Ia juga menegaskan DPD akan aktif memetakan potensi komoditas unggulan di tiap kecamatan Kota Kendari agar pendampingan lebih terarah.
Dengan sinergi bersama Dinas Pertanian dan kelompok tani di lapangan, pengurus DPD Tani Merdeka Kota Kendari optimistis dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan petani yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Kendari dijadwalkan berlangsung 15 Juni 2026 mendatang. Sebelum hari H, konsolidasi dan pemetaan kelompok tani di 11 kecamatan di Kota Kendari terus dilakukan.






