#HeadlineBaubauFokus RedaksiKesra

Percepatan Implementasi Asta Protas, Kanwil Kemenag Sultra Gelar Lokakarya di Baubau

×

Percepatan Implementasi Asta Protas, Kanwil Kemenag Sultra Gelar Lokakarya di Baubau

Sebarkan artikel ini

Baubau, portal.id – Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Mansur S.Pd., MA membuka secara resmi Lokakarya Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 dengan mengangkat tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan” di Aula Nirwana Buton Villa Baubau, Rabu (7/1/2026).

Lokakarya ini menghadirkan Narasumber Mitra Kementerian Agama diantaranya dari Kasatgaswil Densus 88 AT Polda Sultra, Ketua FKUB Prov. Sultra, Kabinda Sultra, Ketua Baznas Sultra, BWI Sultra dan Rektor IAIN Kendari, dalam rangka mempercepat aksi dan implementasi Asta Protas Kementerian Agama di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kakanwil mengatakan, Lokakarya ini digelar sebagai salah satu rangkaian Rapat Kerja Wilayah Kanwil Kemenag Sultra Tahun 2026, dalam upaya percepatan implementasi Asta Protas.

“Ini adalah titik awal tangungjawab strategis untuk memastikan bahwa tahun 2026 roda organisasi harus lebih lincah dan dinamis di tengah transformasi dunia saat ini, baik budaya, perilaku maupun secara digital,” ungkap Kakanwil.

Untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, kata Kakanwil, maka harus memiliki kepekaan terhadap perubahan dan dinamika, dengan menghadirkan paradigma baru yang menumbuhkan inovasi dan kreatifitas.

“Diperlukan aksi cepat untuk mengimplementasikan Asta protas. Selain lincah, juga mampu beradaptasi. Program-program kita harus berdampak langsung manfaatnya kepada masyarakat, terutama menyangkut kualitas layanan pendidikan keagamaan,” ujar Kakanwil.

Untuk itu, ia berharap seluruh jajaran Kemenag Sultra mampu menjadi motor penggerak yang mampu menggerakkan delapan program tersebut. Sebab, maju mundurnya organisasi tergantung mindset yang mampu menggerakkan dari seluruh jajaran Kemenag Sultra.

Hal lain yang patut menjadi perhatian, kata Mansur, harus memiliki kemampuan operasional dan kolaborasi. Kecepatan mengeksekusi, dan keteladanan dalam integritas. Apapun yang dilakukan, Asta protas mesti manjadi acuan atau kompas kerja.

“Ini dilakukan untuk mempercepat transformasi tata kelola dan reformasi birokrasi. Memastikan budaya kerja yang akuntabel, transparan dan bebas dari praktek yang tidak berintegritas, tidak lambat dan tidak berbelit-belit,” imbuhnya.

Mansur juga kembali mengingatkan pentingnya akselerasi digitalisasi layanan agar layanan mudah diakses secara luas oleh masyarakat, serta penguatan moderasi beragama dan kerukunan dalam menangkal radikalisme dan konflik sosial.

Kegiatan ini diakhiri dengan Sidang Pleno Komisi Rakerwil dan penyerahan rekomendasi hasil pleno sebagai rujukan pelaksanaan program dan kegiatan di tahun 2026.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id