Kendari, portal.id — Pemerintah Kota Kendari terus mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) yang akan dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari Tahun 2026.
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, memimpin langsung audiensi bersama Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Kendari. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Ridwan Badala, serta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, Muh. Rajulan, Rabu (1/4/2026).
Dilansir dari laman kendarikota.go.id, Wakil Wali Kota Kendari dalam paparannya menegaskan kesiapan agenda kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 6 hingga 9 Mei 2026.
Pada 6 Mei 2026, dijadwalkan kedatangan tamu dari mancanegara seperti Tiongkok dan Korea, serta tamu domestik dari Jakarta dan Madiun melalui Bandara Haluoleo. Para tamu akan disambut oleh Liaison Officer (LO) dengan prosesi pengalungan bunga serta pertunjukan musik tradisional.
Memasuki 7 Mei 2026, agenda utama berupa rapat komite UCLG ASPAC yang mempertemukan para kepala daerah anggota untuk membahas isu strategis. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan promosi dan expo yang menampilkan produk UMKM, sektor pariwisata, serta potensi sumber daya alam daerah, dengan melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan sejumlah instansi dari luar daerah.
Pada 8 Mei 2026, kegiatan berlanjut dengan rapat eksekutif hingga sore hari, kemudian ditutup dengan gala dinner berbasis pemberdayaan UMKM di Anjungan Teluk Kendari (Tambat Labuh). Para tamu akan disuguhkan beragam kuliner lokal seperti empek-empek, somay, dan ikan bakar hasil olahan pelaku UMKM setempat.
Sementara itu, pada 9 Mei 2026 akan dilaksanakan upacara HUT Kota Kendari di Balai Kota Kendari, dilanjutkan festival budaya di Pantai Nambo. Festival ini akan menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya seperti Tari Malulo, musik bambu, permainan tradisional egrang, serta sajian kuliner khas daerah seperti sinonggi, lapa-lapa, dan kabuto.
Wakil Wali Kota Kendari juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan mitra strategis, seperti Bank Sultra dan Bank Indonesia, dapat memberikan dukungan penuh demi kesuksesan kegiatan ini, khususnya dalam mempromosikan potensi unggulan daerah seperti aspal dan nikel kepada investor dan tamu internasional.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Ridwan Badala, memaparkan usulan pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kendari sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi Kendari sebagai pintu gerbang utama pariwisata Sulawesi Tenggara.
Ia menjelaskan bahwa Kendari berpotensi menjadi pusat distribusi wisatawan menuju destinasi unggulan seperti Wakatobi, Labengki, dan Muna. Dengan penguatan sektor pariwisata di Kendari, diharapkan maskapai penerbangan dapat membuka rute langsung dari kota-kota besar tanpa transit, serta mendorong peningkatan status Bandara Haluoleo menjadi bandara internasional.
Selain itu, integrasi antar destinasi dan kerja sama lintas daerah dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang kuat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, Muh. Rajulan, menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan Pemerintah Kota Kendari. Ia menilai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni dalam mendorong kemajuan daerah.
“Kami sangat percaya dengan kapasitas pimpinan daerah saat ini. Dengan pengalaman dan wawasan yang dimiliki, kami optimis Kota Kendari akan semakin maju dan berkembang,” ujarnya.
Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Kendari dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara guna memastikan kesiapan pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 berjalan sukses serta memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat.






