#HeadlineFokus RedaksiKesraMunaPolitik & Pemerintahan

DPRD Kabupaten Muna Koordinasi dengan BKKBN Sultra, Bahas Program Dukungan Percepatan Penurunan Stunting

×

DPRD Kabupaten Muna Koordinasi dengan BKKBN Sultra, Bahas Program Dukungan Percepatan Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id, – Tim Komisi III DPRD Kabupaten Muna yang dipimpin oleh Abdul Salam Loga selaku Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Muna melakukan kunjungan koordinasi ke Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (16/4/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Arianto Gamar, Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, bertempat di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pertemuan ini membahas berbagai program strategis dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), khususnya yang berfokus pada percepatan penurunan stunting di daerah.

Dalam pemaparannya, Arianto Gamar menyampaikan bahwa Kemendukbangga sangat mendukung upaya percepatan penurunan stunting yang menjadi salah satu program prioritas nasional pada tahun 2026. Salah satu program unggulan yang didorong adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) serta distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita Non PAUD (3B).

“Program GENTING bertujuan mempercepat penurunan angka stunting melalui keterlibatan aktif masyarakat sebagai orang tua asuh. Program ini berbasis gotong royong dengan memberikan bantuan nutrisi dan sanitasi kepada keluarga berisiko stunting,” jelas Arianto

Ia menambahkan bahwa sasaran program ini adalah Keluarga Berisiko Stunting (KRS), yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, baduta (0–23 bulan), serta balita (24–59 bulan). Program ini juga melibatkan kolaborasi pentahelix, yakni pemerintah, sektor swasta (BUMN/BUMD/perusahaan), akademisi atau perguruan tinggi, komunitas, serta media, dengan dukungan pendanaan secara mandiri.

Selain itu, Arianto juga menjelaskan terkait program distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) 3B yang dilaksanakan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK). Program ini merupakan intervensi harian yang dilakukan dengan cara mengantarkan langsung makanan bergizi kepada sasaran.

“Kader TPK berperan mengambil paket makanan dari titik distribusi, memastikan kualitas dan higienitas makanan, serta memastikan makanan tersebut langsung dikonsumsi oleh penerima manfaat,” tambahnya.

Tidak hanya itu, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan sejumlah program prioritas lainnya tahun 2026, seperti TAMASYA, GATI, SIDAYA, PJPK, serta berbagai program inovatif lainnya yang mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Abdul Salam Loga menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan komitmen BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mendukung percepatan penurunan stunting, khususnya di Kabupaten Muna.

“Kami sangat mengapresiasi program-program yang telah dijalankan oleh BKKBN. Ini menjadi referensi penting bagi kami di DPRD Kabupaten Muna untuk mendorong penguatan kebijakan dan dukungan anggaran di daerah,” ujar Abdul Salam Loga.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Muna siap mendukung implementasi program-program tersebut melalui fungsi pengawasan dan penganggaran, serta mendorong sinergi lintas sektor di daerah.

“Kami berharap melalui koordinasi ini, upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Muna dapat berjalan lebih optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Mujahidin (Humas BKKBN Sultra)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id