Portal.id, NASIONAL – Menjamurnya kasus penipuan investasi dan jeratan utang piutang daring ilegal memicu kesadaran baru bahwa penegakan hukum saja tidak cukup. Akar masalah dari rentannya masyarakat Indonesia terletak pada rendahnya tingkat literasi keuangan. Merespons tantangan tersebut, OJK meluncurkan gerakan masif bertajuk Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).
Program edukasi berskala nasional ini telah menjangkau 72,7 juta peserta yang tersebar di 371 kabupaten dan kota di seluruh penjuru Indonesia. Target utamanya adalah kelompok masyarakat rentan, pengusaha UMKM, masyarakat pedesaan, hingga pelajar yang menjadi sasaran empuk kejahatan finansial digital.
“Melalui GENCARKAN, OJK berkomitmen membangun sistem pertahanan pertama masyarakat terhadap tawaran keuangan ilegal, yaitu pemahaman yang benar mengenai risiko dan legalitas produk keuangan,” sebut OJK dalam siaran persnya, Jumat (5/6/2026).
Guna memastikan keberlanjutan program ini di tingkat akar rumput, OJK juga menginisiasi program OJK PEDULI, yang berhasil merekrut dan melatih 26.915 Duta Literasi Keuangan. Para duta yang mayoritas berasal dari kalangan mahasiswa dan tokoh komunitas lokal ini bertugas menjadi agen edukasi independen yang membantu meluruskan disinformasi keuangan di lingkungan mereka masing-masing.












