Portal.id, NASIONAL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan para mahasiswa dan investor pemula agar tidak terjebak dalam fenomena ikut-ikutan saat mulai terjun ke dunia investasi. Investor diminta untuk selalu mengedepankan rasionalitas ketimbang emosi.
Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyusul adanya pembukaan rekening efek secara massal oleh mahasiswa di Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo, Kamis (2/7/2026).
Hasan mengingatkan mahasiswa agar tidak terburu-buru berinvestasi hanya karena mengikuti tren, melainkan terlebih dahulu memahami risiko dari setiap instrumen investasi yang mereka pilih.
“Yang tadi sudah membuka rekening, jangan euforia. Jangan karena sudah punya rekening kemudian tanpa pemahaman langsung menginvestasikan modal ke instrumen tertentu. Teruslah belajar dan memahami risiko di balik setiap keputusan investasi yang diambil. Dan yang paling mudah, selalu ingat prinsip Legal dan Logis,” ucap Hasan, dikutip dari siaran pers OJK, Jumat (3/7).
Melalui prinsip Legal dan Logis, OJK meminta masyarakat memastikan lembaga yang menawarkan investasi memiliki izin resmi dari otoritas yang berwenang, serta menawarkan imbal hasil yang masuk akal. Hal ini menjadi benteng utama dari ancaman investasi bodong.












