Kendari, portal.id – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, resmi mengukuhkan Tim Kerja Youth City Changers (YCC) Kota Kendari Periode 2026–2028. Pengukuhan yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Kendari itu berlangsung di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Rabu (5/8/2026).
Tim Kerja Youth City Changers Kota Kendari Periode 2026–2028 diketuai oleh Muhammad Maulana Ali Syaputra yang juga merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari. Acara tersebut turut dihadiri OJK Sulawesi Tenggara, para asisten, staf ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya usai mengukuhkan tim, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Pusat atas inisiasi pembentukan Youth City Changers yang kini mulai berjalan di Kota Kendari.
“Pemerintah Kota Kendari menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada APEKSI Pusat atas inisiasi pembentukan Youth City Changers. Hari ini kita mengukuhkan tim kerja periode 2026–2028 yang dirangkaikan dengan kegiatan Youth Talk sebagai langkah awal membangun peran strategis generasi muda dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurut Siska, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks. Pertumbuhan penduduk, perubahan struktur ekonomi, perkembangan teknologi yang begitu cepat, hingga isu kelestarian lingkungan menuntut seluruh elemen daerah untuk mampu beradaptasi.
“Dalam kondisi seperti ini, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi bagian dari solusi. Youth City Changers dibentuk agar generasi muda, khususnya Generasi Z, dapat terlibat aktif dalam setiap proses pembangunan di Kota Kendari,” katanya.
Ia menjelaskan, sebanyak 78 anggota YCC yang baru dikukuhkan diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah melalui ide, inovasi, dan pemikiran kritis yang dimiliki. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan masukan terhadap kondisi riil masyarakat sekaligus menawarkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan.
“Saya berharap seluruh anggota YCC memiliki kepekaan terhadap kondisi daerah, menjadi pemuda yang kompeten dan berkualitas, serta mampu melengkapi perspektif pemerintah dalam membangun Kota Kendari,” tambahnya.
Siska juga meminta Dispora Kota Kendari bersama jajaran Tim YCC segera menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan visi pembangunan daerah. Program-program tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut untuk diakomodasi dalam perencanaan anggaran daerah, termasuk kemungkinan pada tahun anggaran 2027.
Pada kesempatan itu, Siska turut mengapresiasi prestasi generasi muda Kota Kendari yang berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Salah satunya dengan meraih juara pertama kompetisi konten dari 98 kota se-Indonesia, serta keberhasilan salah satu pemuda Kendari, Jaharu, yang terpilih mewakili Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di Bangkok.
“Potensi anak-anak muda Kota Kendari sangat besar. Sangat disayangkan jika potensi itu tidak kita gali dan kembangkan. Melalui Youth City Changers, saya berharap lahir inovasi dan gagasan yang benar-benar memberikan manfaat bagi daerah,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Youth City Changers Kota Kendari Periode 2026–2028, Muhammad Maulana Ali Syaputra menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kota Kendari kepada dirinya dan seluruh anggota tim.
Ia menegaskan, YCC akan menjadi wadah kolaborasi bagi generasi muda untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah melalui berbagai program yang inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan.
“Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Tim Youth City Changers akan menjadi ruang kolaborasi bagi anak-anak muda Kendari untuk melahirkan ide, inovasi, dan solusi yang dapat mendukung pembangunan daerah. Kami juga siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Kendari agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Maulana.
Dengan dikukuhkannya Tim Kerja Youth City Changers Kota Kendari Periode 2026–2028, Pemerintah Kota Kendari berharap keterlibatan generasi muda dalam pembangunan semakin kuat, sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung terwujudnya Kota Kendari yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.






