#HeadlineBombana

Kapal Tenggelam di Perairan Bombana, Tiga ABK Ditemukan Selamat

×

Kapal Tenggelam di Perairan Bombana, Tiga ABK Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini

Bombana, portal.id – Tiga orang yang berada di atas Kapal Layar Motor (KLM) Boine Bai Mole berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam akibat dihantam gelombang di sekitar perairan Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari menerima informasi terkait kecelakaan kapal tersebut dan langsung mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/9/2026), mengatakan tim SAR menemukan kapal tersebut pada pukul 07.13 Wita.

Sebelumnya, Rescue Boat (RB) 307 tiba di lokasi kejadian perkara (LKP) sekitar pukul 06.30 Wita dan langsung melakukan penyisiran di sekitar perairan Bombana.

“Pada pukul 07.13 Wita KLM Boine Bai Mole ditemukan dalam keadaan setengah tenggelam sekitar 5,5 NM arah barat daya dari LKP beserta tiga orang POB dalam keadaan selamat,” demikian keterangan Basarnas Kendari.

Ketiga korban selanjutnya dievakuasi menuju Pelabuhan Syahbandar Pomalaa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketiga korban masing-masing Rijan Lauke (54), nakhoda; Umur Laode (33), kru; dan Ridwan Lamanda (41), kru. Ketiganya diketahui merupakan warga Banggai.

Dengan berhasil dievakuasinya seluruh korban dalam kondisi selamat, operasi SAR kecelakaan kapal tersebut dinyatakan selesai dan ditutup.

Kapal Berangkat dari Bulukumba Menuju Luwuk

Berdasarkan kronologi yang diterima Basarnas, KLM Boine Bai Mole dengan tiga orang di dalamnya berangkat dari Bulukumba menuju Luwuk pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.

Namun, sekitar pukul 22.14 Wita, kapal tersebut dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang di sekitar perairan Bombana dan membutuhkan bantuan SAR.

Dalam operasi pencarian, sejumlah unsur terlibat, di antaranya SMC dan staf SMC, Rescuer Pos SAR Kolaka, ABK RB 307, KUPP Molawe, KSOP Kendari, BMKG Meteo, serta SROP Kolaka.

Adapun peralatan yang digunakan meliputi Rescue Car, RB 307, rubber boat, peralatan medis SAR, peralatan evakuasi, komunikasi, navigasi laut, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.

Saat proses pencarian berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 20 kilometer per jam dari arah timur dan ketinggian gelombang berkisar 1–2 meter.

Basarnas Kendari mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan sebelum melakukan pelayaran.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id