#HeadlineEkonomi & BisnisMetro Kendari

Perumda Pasar Kendari Gratiskan Kios Kosong, Siapkan 1.800 Petak untuk Hidupkan Kembali Aktivitas Pasar

×

Perumda Pasar Kendari Gratiskan Kios Kosong, Siapkan 1.800 Petak untuk Hidupkan Kembali Aktivitas Pasar

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Kendari resmi membuka ribuan kios kosong secara gratis bagi masyarakat yang ingin berdagang. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar tradisional sekaligus menekan keberadaan pasar liar yang selama ini menjamur di sejumlah titik di Kota Kendari.

Direktur Perumda Pasar Kota Kendari, Asnar, menjelaskan bahwa masyarakat tidak lagi dibebankan biaya pembelian kios. Pedagang cukup melapor kepada pengelola pasar dan hanya dikenakan biaya jasa pelayanan pasar dengan tarif yang lebih ringan dibandingkan sebelumnya.

“Kami membuka kesempatan bagi seluruh warga Kota Kendari yang ingin berdagang. Tidak ada lagi penjualan kios, semuanya gratis. Pedagang hanya membayar jasa pelayanan pasar,” ujar Asnar saat konferensi pers didampingi Kepala Dinas Kominfo Kendari, Sahuriyanto Meronda dan Dewan Pengawas Perumda Pasar Kota Kendari, Hendrawan Sumus Gia, disalah satu warkop di Kendari, Kamis, (20/8/2026).

Saat ini, Perumda Pasar mencatat masih terdapat sekitar ribuan kios kosong yang siap dimanfaatkan. Rinciannya, 372 petak di Pasar Kota, 75 petak di Pedis Market, 650 petak di Pasar Sentral Wua-Wua, serta 257 petak di lantai dua Pasar Basah Mandonga. Khusus Pasar Sentral Wua-Wua, meski masih dalam masa kontrak pihak ketiga hingga 2027, kios tetap dapat dimanfaatkan melalui mekanisme kesepakatan.

Menurut Asnar, banyaknya kios kosong merupakan dampak dari sistem penjualan bangunan kios pada masa lalu. Setelah pengelolaan pasar diserahkan kepada Perumda Pasar sejak 1 Januari, pihaknya menemukan banyak kios yang tidak lagi dimanfaatkan.

“Kami ingin kios-kios ini dipakai untuk berdagang, bukan hanya menjadi aset yang dibiarkan kosong. Karena itu kami membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat,” katanya.

Perumda Pasar juga mengajak pedagang yang masih berjualan di bahu jalan maupun yang berstatus kontrak di lokasi lain untuk segera menempati kios-kios yang tersedia. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pasar yang lebih tertata sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain membuka kios gratis, Perumda Pasar akan melakukan pembenahan fasilitas pasar secara bertahap. Salah satu prioritas ialah memperbaiki kebocoran di Pasar Kota serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya sesuai kemampuan anggaran.

Sementara itu, Dewan Pengawas Perumda Pasar Kota Kendari, Hendrawan Sumus Gia, menegaskan bahwa seluruh kios merupakan aset milik Pemerintah Kota Kendari sehingga tidak boleh diperjualbelikan.

Ia menyebut keberadaan pasar liar yang menyewa lahan di berbagai lokasi telah mengganggu keindahan kota. Karena itu, penyediaan kios gratis menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kota Kendari dalam menata kawasan perdagangan.

“Masih banyak pasar liar, padahal tersedia sekitar 1.800 kios yang siap ditempati. Warga Kota Kendari dipersilakan mengisi kios tersebut secara gratis. Pedagang hanya membayar iuran pelayanan sekitar Rp300 ribu per bulan,” ujar Hendrawan.

Melalui kebijakan ini, Perumda Pasar berharap seluruh kios yang selama ini kosong dapat segera terisi, aktivitas perdagangan di pasar tradisional kembali bergeliat, serta wajah Kota Kendari menjadi lebih tertata tanpa keberadaan pasar liar.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id