Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Kesehatan menindaklanjuti keluhan masyarakat yang beredar di media sosial terkait pelayanan di RSUD Antero Hamra Kota Kendari.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Hasria, saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (5/9/2026), mengatakan setiap keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Kendari.
“Kami telah meminta dilakukan penelusuran dan evaluasi terhadap kejadian ini. Seluruh proses pelayanan menjadi perhatian kami, termasuk komunikasi antara tenaga kesehatan dengan pasien dan keluarga. Jika terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki, tentu akan menjadi bahan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Hasria.
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga bagaimana tenaga kesehatan membangun komunikasi yang baik, jelas, dan humanis dengan pasien maupun keluarga.
Sementara itu, Direktur RSUD Antero Hamra Kota Kendari, dr. Asharni Anshari Sadaoda, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelusuran internal, pasien telah diterima dan mendapatkan pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Pasien menjalani pemeriksaan tanda-tanda vital, anamnesis, serta pemeriksaan fisik. Setelah itu, tenaga medis merencanakan penanganan dan observasi sesuai dengan kondisi klinis pasien.
“Pasien telah diterima dan diperiksa oleh tenaga medis. Namun, kejadian ini tetap menjadi bahan evaluasi kami, khususnya dalam meningkatkan komunikasi dan pelayanan kepada pasien dan keluarga,” kata dr. Asharni.
Sebagai tindak lanjut, pihak RSUD Antero Hamra telah menggelar rapat dan investigasi internal dengan melibatkan jajaran manajemen, Komite Medik, Komite Keperawatan, serta tenaga kesehatan yang bertugas di IGD.
Pemerintah Kota Kendari berharap setiap masukan dan keluhan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Pemkot Kendari menegaskan komitmennya untuk mendorong pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui evaluasi dan pembenahan secara berkelanjutan, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Kota Kendari dapat terus diperkuat.






