23 KK Terdampak Banjir di Kelurahan Baruga Terima Bantuan Pangan dari Bapanas RI

×

23 KK Terdampak Banjir di Kelurahan Baruga Terima Bantuan Pangan dari Bapanas RI

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) bergerak cepat merespons banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari. Berkat koordinasi dengan Badan Pangan Nasional, bantuan pangan darurat mulai disalurkan kepada masyarakat terdampak.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil langkah proaktif Pemerintah Kota Kendari dalam memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi di tengah situasi darurat.

Menurutnya, proses administrasi penyaluran bantuan berlangsung sangat cepat karena status bencana yang membutuhkan penanganan segera.

“Alhamdulillah, berkat Ibu Wali Kota, di situasi yang begitu darurat, tanda tangan surat sampai ke Badan Pangan itu malam juga langsung diakomodir oleh pusat. Segera dikeluarkan bantuan pangan untuk masyarakat Kota Kendari,” ujar Abdul Rauf, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan total bantuan yang dikucurkan pemerintah pusat melalui Bapanas RI mencapai 52 ton beras dan 3 ton minyak goreng.

Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membantu menjaga stabilitas inflasi daerah pascabanjir.

Penyaluran bantuan difokuskan di sejumlah titik terdampak, salah satunya di Kecamatan Baruga. Sebanyak 23 kepala keluarga (KK) atau 93 jiwa di Kelurahan Baruga tercatat menerima bantuan pangan.

Setiap keluarga menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng yang disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga. Bantuan beras diberikan sebesar 2,1 kilogram per jiwa sesuai ketentuan dari Bapanas RI.

Abdul Rauf juga meminta para lurah memastikan bantuan diberikan tepat sasaran berdasarkan data masyarakat yang telah diverifikasi melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Saya mohon Pak Lurah, ini diberikan kepada yang memang nama-namanya sudah ada dari data DTKS kita. Ini tidak lain untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan menjaga inflasi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Baruga, Suhrin Eddwar, mengungkapkan rasa syukur atas cepatnya respons pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam membantu warga terdampak banjir.

Menurutnya, sebanyak 23 KK dengan total 93 jiwa di Kelurahan Baruga telah menerima bantuan sesuai jumlah anggota keluarga masing-masing.

“Alhamdulillah warga yang terdampak sudah mendapatkan bantuan. Pembagiannya disesuaikan dengan jumlah jiwa dalam keluarga masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang saat ini masih berupaya memulihkan kondisi pascabanjir.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang cepat merespons bencana ini. Karena bencana ini tidak terduga, tetapi bantuan bisa cepat tersalurkan kepada masyarakat,” katanya.

Langkah cepat Pemerintah Kota Kendari bersama Bapanas RI diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak banjir sekaligus menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah kondisi darurat yang dihadapi warga.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id