Kendari, portal.id – Banjir yang melanda Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara terus meluas akibat tingginya curah hujan serta meluapnya aliran sungai di wilayah tersebut, Minggu (10/5/2026).
Lurah Baruga, Suhrin Eddwar, menjelaskan bahwa kondisi terkini menunjukkan hampir seluruh area persawahan di Amohalo ikut terdampak banjir. Selain itu, sebanyak 13 rumah warga di RT 19 RW 08 Kelurahan Baruga juga terendam banjir.
Tidak hanya itu, di wilayah RT 07 dan RT 08 RW 03 kawasan pertigaan Nanga-Nanga, sekitar 10 rumah warga turut terendam akibat luapan Sungai Wanggu.

Menurutnya, genangan air masih cukup tinggi sehingga mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di kawasan rendah yang berada dekat aliran sungai. Kondisi ini juga menyebabkan kerugian pada sektor pertanian karena ratusan hektar sawah terendam banjir.
Terkait situasi tersebut, warga sekitar berharap adanya bantuan dari pemerintah, khususnya bagi rumah-rumah warga terdampak, baik berupa bantuan darurat maupun kebutuhan dasar selama masa banjir.
Menanggapi hal itu, Lurah Baruga menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan kondisi banjir tersebut kepada pimpinan serta dinas terkait untuk segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Semuanya sudah kami laporkan kepada pimpinan dan dinas terkait untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.
Hingga saat ini, pemerintah kelurahan bersama aparat setempat masih terus melakukan pemantauan di lapangan serta berkoordinasi untuk langkah penanganan dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir.






