#Headline

BKKBN Sultra Gelar Fasilitasi Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KBKR di Wilayah Khusus Kabupaten Buton Selatan

×

BKKBN Sultra Gelar Fasilitasi Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KBKR di Wilayah Khusus Kabupaten Buton Selatan

Sebarkan artikel ini

Buton Selatan, portal.id – Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan bekerja dan berbagai mitra strategis menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) di wilayah khusus, yang dipusatkan di area Lapangan Lakarada, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai unsur seperti Pemerintah Daerah, Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Batauga, tokoh agama dan masyarakat, tenaga kesehatan (bidan di fasyankes), unsur TNI/Polri, TP PKK, penyuluh KB, kader PPKBD dan sub-PPKBD, serta mitra terkait lainnya menjadi momentum penting dalam penguatan komitmen daerah terhadap pelayanan KBKR yang berkualitas dan merata.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asmar, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dalam memperkuat pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, khususnya di wilayah khusus dan terpencil.

“Kami sangat mengapresiasi langkah konkret yang diambil oleh Pemkab Buton Selatan melalui kegiatan ini. Upaya intensifikasi dan integrasi pelayanan KB sangat relevan, terutama dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Kolaborasi lintas sektor seperti ini harus terus diperkuat agar pelayanan KB berkualitas bisa diakses secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peran daerah sangat vital dalam mencapai target zero stunting, dan pelayanan KB yang efektif adalah salah satu intervensi kunci yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga dan anak-anak di masa depan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan, La Ode Budiman, SKM., M.M.Kes, saat membuka kegiatan tersebut, yang juga hadir sebagai pemateri pertama dengan paparan berjudul: “Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB Dalam Upaya Mendukung Pencegahan Stunting di Kabupaten Buton Selatan.”

Dalam pemaparannya, Sekda menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat layanan KB sebagai bagian integral dari strategi percepatan penurunan stunting. “Pelayanan KB tidak hanya soal pengendalian jumlah kelahiran, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas hidup keluarga dan generasi mendatang,” ujarnya.

Materi kedua disampaikan oleh dr. MN. Innal Arif, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Kabupaten Buton Selatan, yang mengangkat topik: “Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP): Implant, IUD, MOW, dan MOP.”
Ia memaparkan berbagai keunggulan metode MKJP sebagai pilihan kontrasepsi yang aman dan efektif dalam mendukung perencanaan keluarga secara jangka panjang.
Sementara itu, materi ketiga dibawakan oleh Wd. Mahazura, S.Tr Keb, Sekretaris Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Buton Selatan. Dalam materinya yang berjudul: “Peran Bidan dalam Meningkatkan Pelayanan KB di Kabupaten Buton Selatan,”

ia menekankan peran strategis bidan sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi, pelayanan, dan pendampingan kepada akseptor KB di masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan bersama Kepala Perwakilan BKKBN/Kemendagri Provinsi Sulawesi Tenggara, unsur TNI/Polri, serta jajaran Forkopimda melakukan peninjauan langsung ke Puskesmas Batauga untuk melihat pelaksanaan pelayanan KB di lapangan.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, serta mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera melalui pelayanan KBKR yang terintegrasi dan berkelanjutan.

 

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id