Menu

Mode Gelap
 

Kesehatan & Gaya Hidup · 6 Apr 2021 ·

BNNP Sultra Kembali Musnahkan Barang Bukti 1,9 Kilogram Sabu

 					Kepala BNNP Sultra saat pemusnahan BB sabu 1,9 kg Perbesar

Kepala BNNP Sultra saat pemusnahan BB sabu 1,9 kg

Kendari, Portal.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memusnahkan 1.972 gram barang bukti (BB) narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu hasil pengungkapan dari dua orang tersangka yang merupakan jaringan Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Kepala BNN Sultra Brigjen Pol Sabaruddin Ginting di Kendari, Selasa mengungkapkan dari jumlah barang bukti yang diamankan oleh pihaknya dari dua orang tersangka inisial WYD (33) warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur yang ditangkap di depan hotel D’Blitz tempat menginapnya di Jalan Ir. H. Alala Kelurahan Watu-watu, Kecamatan Kendari Barat, Kendari, pada Selasa (9/3) pukul 13.30 WITA lalu.

Tersangka kedua inisial AH (30) merupakan warga Kota Kendari dan berprofesi sebagi penjual ikan ditangkap di Kompleks BTN Perumnas Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kendari pada Selasa (9/3) pukul 15.30 WITA.

“Pemusnahan barang bukti hari ini merupakan pemusnahan yang kedua di tahun 2021, dengan jumlah barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1.982 gram dan yang akan dimusnahkan seberat 1.972 gram dan sisanya 10 gram untuk kebutuhan laboratorium dan persidangan,” kata Ginting.

Ia menyampaikan, pemusnahan barang bukti tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan barang bukti dan merupakan rangkaian proses penyidikan.

“Barang bukti yang sudah mendapat ketetapan status dari Kejaksaan Negeri untuk dimusnahkan,” tutur dia.

Kata dia, pemusnahan barang bukti tersebut merupakan upaya dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan peredaran gelap narkotika (P4GN).

Dijelaskannya, modus WHY membawa sabu tersebut dari Samarinda dengan tujuan Kota Kendari lalu tersangka WHY menghubungi AH untuk bertemu di depan hotel D’blitz

“Lalu tersangka AH datang di depan hotel Debit dan saat itu langsung menyerahkan kantong plastik yang berisikan narkotika golongan 1 jenis sabu kepada tersangka AH,” jelasnya.

Kedua tersangka dijerat Pasal 132 Ayat (1) juncto Pasal 114 Ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika denvan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun serta paling lama 20 tahun.

Pemusnahan barang haram tersebut menggunakan mesin insinerator di halaman belakang Kantor BNNP Sultra dengan disaksikan oleh pihak-pihak terkait seperti perwakilan Kejaksaan Tinggi Sultra, Pengadilan Tinggi Negeri Kendari, perwakilan Polda Sultra, dan pihak terkait lainnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Konkep, Dompet Dhuafa Wisuda 25 Guru Peserta Program SGI Master Teacher

29 November 2021 - 00:22

Jaga Kelestarian Bahasa di Sultra, Perda Bahasa dan Sastra Disahkan

26 November 2021 - 15:53

Usai Lantik Pengurus DPD Partai Demokrat Secara Daring, AHY Sebut Ingin Segera ke Sultra

25 November 2021 - 10:19

FGD Bareng Siswa di Lima Provinsi, Japelidi Perkuat Kecakapan Digital untuk Generasi Muda di Indonesia Timur

13 November 2021 - 11:18

Cegah Anarkisme Hukum, Demokrat Mentahkan Uji Materiil Yusril dengan Serahkan Bukti ke Kemenkumham

14 Oktober 2021 - 15:51

Wali Kota Kendari Terima Piala Kota Layak Anak

13 Oktober 2021 - 16:40

Trending di Politik & Pemerintahan