#HeadlineFokus RedaksiKesraSulawesi Tenggara

Buka Dialog Ormas Kepemudaan, Kakanwil Kemenag Sultra Tekankan Pentingnya Moderasi Beragama dan Menjaga Lingkungan

×

Buka Dialog Ormas Kepemudaan, Kakanwil Kemenag Sultra Tekankan Pentingnya Moderasi Beragama dan Menjaga Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Kakanwil Kemenag Provinsi Sultra, H. Muhamad Saleh membuka secara resmi kegiatan Dialog Ormas Kepemudaan (OKP) Islam Lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan Direktorat Penais Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, di Hotel Claro Kendari, (15/10/2025).

Turut hadir Kasubdit Kemitraan Umat Islam Direktorat Penais Kemenag RI, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Sultra, Ketua dan Segenap Anggota Ormas Kepemudaan Islam, Peserta dan Panitia.

Kegiatan ini membahas beberapa tema kegiatan, diantaranya Best Practices Moderasi Beragama, Keluarga Maslahat, Kerukunan Umat Beragama, dan Menjaga Lingkungan.

Mengawali sambutannya, Muhamad Saleh menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya penting, namun juga sangat strategis dalam konteks kebangsaan dan kemanusiaan.

“Sebagaimana arahan Bapak Menteri Agama, moderasi beragama merupakan salah satu program prioritas nasional. Moderasi bukan berarti memoderasi agama, tetapi bagaimana dalam beragama kita mampu bersikap adil, inklusif, dan toleran dalam kehidupan berbangsa. Ini menjadi fondasi penting untuk menjaga persatuan dalam kemajemukan Indonesia,” ungkap Saleh.

Terkait Keluarga Maslahat, Saleh mengungkapkan jika keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat, tetapi memiliki peran yang sangat besar. Keluarga maslahat adalah keluarga yang tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga memiliki ketahanan moral, sosial, dan spiritual.

Kegiatan tersebut menjadi penting dilaksanakan untuk memberikan penguatan bagi keluarga. Sebab, penguatan keluarga maslahat adalah investasi jangka panjang bagi peradaban bangsa.

“Sementara itu, Kerukunan Umat Beragama dalam kehidupan bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya. Ia harus terus-menerus diupayakan, dijaga, dan dirawat bersama,” ujarnya.

Saleh menambahkan, Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan harmoni antarumat beragama tetap terjaga, khususnya di tengah berbagai tantangan sosial dan global.

Dikesempatan itu, Saleh juga menyinggung pentingnya menjaga lingkungan. Sebagai insan beragama, menjaga dan melestarikan lingkungan adalah bagian dari ibadah.

“Ajaran semua agama mengajarkan manusia untuk merawat bumi ini sebagai amanah Tuhan. Maka dari itu, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari gerakan keagamaan,” sebutnya.

Saleh berharap,  kegiatan ini menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices), saling menginspirasi, dan membangun jejaring lintas sektor serta lintas iman.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai titik tolak untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun masyarakat yang harmonis, berdaya, dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id