Kendari, portal.id – Universitas Halu Oleo (UHO) akan segera mengumumkan nama-nama mahasiswa baru yang ditetapkan sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2026. Data calon penerima tersebut telah dikirim Kementerian berdasarkan data nasional mengenai kondisi sosial ekonomi keluarga.
Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, M.P mengungkapkan bahwa mahasiswa yang masuk dalam kriteria tingkat kesejahteraan 1 sampai 4 dalam data nasional menjadi bagian dari daftar yang akan diverifikasi untuk mendapatkan KIP Kuliah.
“Sudah ada nama-namanya, sudah dikirim dari kementerian. Jadi, berdasarkan data nasional, yang berhak mendapat beasiswa itu adalah mereka yang masuk kriteria 1 sampai 4, level 1 sampai 4. Namanya itu Desil, itu bisa dipantau setiap orang,” ujarnya, Rabu (2/9/2026).
Ia menjelaskan bahwa data mahasiswa baru yang dinyatakan menerima KIP Kuliah itu baru untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
“Baru dua jalur saja yang keluar nama-namanya. Jadi kurang lebih 2 ribu orang dari kedua jalur tersebut,” jelas Prof Santiaji Bande.
Sementara itu, mahasiswa baru yang diterima melalui jalur Seleksi Mandiri Masuk (SMM) UHO belum masuk dalam daftar penerima yang dikirimkan tersebut. UHO saat ini masih mengusulkan agar mahasiswa jalur Seleksi Mandiri mendapatkan porsi tersendiri dalam program KIP Kuliah.
“Kecuali yang belum ada itu adalah yang melalui jalur Seleksi Mandiri. Kami sedang mengusulkan, mudah-mudahan ada porsi tersendiri untuk Seleksi Mandiri,” katanya.
Ia menambahkan bahwa daftar penerima KIP Kuliah akan diumumkan dalam waktu dekat. Mahasiswa yang nantinya dinyatakan sebagai penerima KIP Kuliah juga tidak perlu khawatir apabila sebelumnya telah melakukan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).
UHO memastikan UKT yang telah dibayarkan oleh mahasiswa yang kemudian ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah akan dikembalikan.
“Jadi nanti, mahasiswa kalau misalnya dia masuk sebagai penerima KIP Kuliah dan sudah membayar UKT, itu akan kami kembalikan,” pungkasnya.
Dengan adanya program ini, UHO berharap dapat membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya.






