Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari mencatatkan capaian tinggi dalam penyusunan dan penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Tahun 2025 di wilayah kerja Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar.
Berdasarkan data BKN, Pemkot Kendari menempati peringkat kelima di wilayah Regional IV Makassar sekaligus menjadi daerah dengan capaian tertinggi di Sulawesi Tenggara. Tingkat penyusunan SKP ASN Kota Kendari mencapai 99,62 persen, sedangkan penilaian SKP berada di angka 96,95 persen.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator pelaksanaan manajemen kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Kendari, khususnya dalam penerapan pengelolaan kinerja berbasis digital melalui aplikasi E-Kinerja BKN.
Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, mengapresiasi partisipasi seluruh ASN yang telah menyelesaikan tahapan penyusunan hingga penilaian SKP.
“Terima kasih kepada seluruh ASN Pemerintah Kota Kendari atas partisipasinya menginput Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) melalui E-Kinerja BKN,” kata Alfian.
Data Capaian Penyusunan dan Penilaian SKP Tahun 2025 Wilayah Kantor Regional IV Makassar mencatat, dari 10.949 ASN yang menjadi sasaran penyusunan SKP, sebanyak 10.571 ASN telah menyelesaikan penyusunan.
Sementara pada tahap penilaian, sebanyak 10.249 SKP telah dinilai dari total 10.463 SKP yang menjadi sasaran penilaian.
Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKPSDM Kota Kendari, Mahfud, mengatakan tingginya persentase tersebut menunjukkan proses pengelolaan kinerja ASN di lingkungan Pemkot Kendari berjalan secara tertib dan konsisten.
Menurutnya, capaian penyusunan sebesar 99,62 persen dan penilaian 96,95 persen juga mencerminkan keseriusan perangkat daerah dalam memastikan setiap tahapan pengelolaan kinerja diselesaikan sesuai ketentuan.
“Angka-angka tersebut menunjukkan kinerja pengelolaan kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Kendari berada pada tingkat yang sangat baik dan konsisten,” ujarnya.
Meski demikian, Mahfud menjelaskan masih terdapat sebagian kecil SKP yang belum selesai disusun maupun dinilai. Namun, proporsinya relatif kecil dibandingkan keseluruhan sasaran yang ditetapkan.
Pengelolaan SKP melalui E-Kinerja BKN merupakan bagian dari siklus manajemen kinerja ASN, mulai dari perencanaan sasaran kerja hingga penilaian terhadap hasil yang telah dicapai.
Mahfud menegaskan, capaian tersebut juga menunjukkan ketertiban dan ketelitian instansi dalam menjalankan seluruh tahapan pengelolaan kinerja secara utuh dan tepat waktu.
“Pencapaian ini membuktikan ketertiban, ketelitian, serta keseriusan instansi dalam melaksanakan siklus perencanaan hingga penilaian kinerja secara utuh dan tepat waktu,” jelasnya.
Untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut, Mahfud meminta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkot Kendari memperkuat pengawasan berjenjang terhadap kinerja dan disiplin pegawai.
Ke depan, BKPSDM Kota Kendari akan terus mendorong konsistensi ASN dalam menerapkan pengelolaan kinerja berbasis digital. Pengelolaan SKP diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif, tetapi turut mendorong peningkatan kualitas kinerja aparatur dan pelayanan kepada masyarakat.






