Kendari, portal.id – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Sulawesi Tenggara, Dewan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPD IPeKB) Provinsi Sulawesi Tenggara akan menyelenggarakan Jambore Penyuluh KB pada 7–8 November 2025.
Kegiatan ini akan dipusatkan di Kantor Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, dan diikuti oleh seluruh DPC IPeKB se-Sulawesi Tenggara dengan jumlah peserta mencapai sekitar 600 orang penyuluh KB dari berbagai kabupaten dan kota.
Ketua DPD IPeKB Provinsi Sulawesi Tenggara, Hasrul Hasti, S.Sos, menyampaikan bahwa pelaksanaan Jambore ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, advokasi, dan kapasitas para penyuluh KB dalam mengawal program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana), khususnya dalam mendukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
“Melalui Jambore Penyuluh KB, kami ingin meneguhkan semangat para penyuluh agar semakin berdaya, solid, dan inovatif dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, terutama terkait pencegahan stunting dan penguatan ketahanan keluarga,” ujar Hasrul Hasti di sela-sela persiapan kegiatan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asmar, M.Si, memberikan apresiasi atas inisiatif IPeKB dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, penyuluh KB merupakan ujung tombak dalam mengimplementasikan berbagai program BKKBN di lapangan.
“Penyuluh KB memiliki peran strategis dalam mengubah perilaku dan pola pikir masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga dan pencegahan stunting. Jambore ini menjadi ruang pembelajaran dan penguatan semangat bersama menuju keluarga Indonesia yang berkualitas,” tutur Asmar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh penyuluh KB di Sulawesi Tenggara semakin bersemangat dan berkomitmen dalam mengedukasi masyarakat untuk mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan bebas stunting.
Penulis: Mujahidin (Katim Halakiemas BKKBN Sultra)






