#Advetorial#HeadlineFokus RedaksiMetro KendariSulawesi Tenggara

DPRD Apresiasi Peremajaan Pohon Yang Dilakukan Pemkot Kendari

×

DPRD Apresiasi Peremajaan Pohon Yang Dilakukan Pemkot Kendari

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kendari, Subhan ST

Kendari, portal.id – Dewan Pwerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemerintah kota Kendari melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang melakukan peremajaan pohon pada beberapa ruas jalan di kota itu.

Ketua DPRD Kendari, Subhan ST, Sabtu (13/5/23) mengatakan peremajaan pohon dilakukan dengan cara menebang sejumlah pohon yang berada dibeberapa ruas jalan yang berpotensi tumbang saat cuaca buruk melanda di seluruh area di Kota Kendari.

Selanjutnya, pohon-pohon yang sudah diotebang tersebut kemudian dilakukan penanaman kembali yang dimulai dengan pencasnagan penanaman sejuta pohon ang=tara pemkot kendari dan Pemprov Sultra pada 10 Mei 2023 lalu.

“Peremanaan pohon ini juga merupakan bagian dari penataan Kota Kendari. Karena sebagian pohon tersebut sudah membahayakan pengguna jalan karena kondisinya nyaris tumbang,” katanya.

La Ode Lawama

Anggota DPRD kendari, La Ode Lawama, juga mengatakan bahwa peremajaan pohon yang dimulai dengan penebangan beberapa pohon dengan kondisi berusia tua bahkan nyaris tumbang adalah langkah tepat.

“Karena dianggap membahayakan warga dan pengendara. Apalagi saat memasuki musim hujan, warga banyak yang mengeluhakan pohon di sejumlah ruas jalan yang kondisi pohonnya nyaris tumbang,” kartanya.

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, mengatakan bahwa kembali melakukan penanaman pohon secara serentak di setiap ruas jalan utama untuk meremajakan kembali pohon-pohon yang sudah tua dan rawan tumbang dengan mengganti tanaman pohon tanjung dan tanaman kehutanan lainnya.

Ia mengatakan penanaman atau peremajaan pohon yang dilakukan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sultra kepada tim Satuan Tugas (Satgas) penataan kota pasca penebangan pohon.

Aksi Penanaman pohon

“Kita meremajakan pohon-pohon di Kota Kendari ini, karena sudah dianggap membahayakan saat itu, karena umurnya sudah di atas 20 tahun,” ungkapnya.

Asmawa Tosepu menambahkan bahwa Satgas penataan kota telah menebang sekitar 3.000 pohon di Kota Kendari.

Kepala DLHK Kota Kendari, Nismawati, menyebutkan  ada dua jenis pohon yang ditanam yakni pohon Tanjung dan Glodokan tiang, dan jumlahnya sebanyak 2000 pohon yang disebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Kendari.

Dijelaskan, untuk pohon Glodokan Tiang ditanam di tengah median jalan, sementara untuk Tanaman Tanjung di tanam di pinggir jalan.

Aksi penanaman pohon

“Kedua pohon tersebut memiliki fungsi yang baik untuk lingkungan seperti menghasilkan oksigen, mengurangi polusi, meredam kebisingan hingga mempercantik tata kota,” jelas Nismawati

Menurutnya, jenis pohon yang telah ditebang sebelunnya  adalah jenis pohon Trambesi dan Mahoni, kedua pohon tersebut memiliki fungsi yang sama dengan pohon lainnya, namun akar pohon Trambesi dan Mahoni bisa merusak jalan dan drainase.

“Sehingga pemerintah Kota Kendari menggantinya dengan pohon yang lebih ramah lingkungan dan tidak berpotensi menimbulkan bahaya bagi masyarakat,” katanya.(ADV)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id