Kendari, portal.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi salah satu kebijakan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi generasi muda.
Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak di sekolah mendapatkan asupan makanan bergizi guna mendukung pertumbuhan, daya tahan tubuh, serta meningkatkan konsentrasi dan prestasi akademik mereka. Sebagai kota yang berperan aktif dalam implementasi kebijakan nasional, DPRD Kota Kendari dan Pemerintah Kota Kendari turut mendukung penuh keberlangsungan program ini.
“Program ini merupakan inisiatif dari pemerintah pusat, dan kami, baik DPRD maupun Pemkot Kendari sangat mendukungnya. Tidak ada alasan bagi kami untuk tidak memberikan dukungan,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari La Ode Ashar, Rabu (12/2/2025).
Dia juga mengungkapkan bahwa anggaran untuk program ini telah dibahas secara mendalam. Ia berharap implementasi MBG dapat berjalan lancar sesuai regulasi.
“Kami berharap program ini dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Semoga semuanya berjalan sukses,” harapnya.
Ia juga menekankan pentingnya keseriusan dalam pelaksanaan program untuk menghindari potensi permasalahan di masa depan.
“Kita semua menginginkan masyarakat, khususnya anak-anak, tumbuh sehat, cerdas, dan pintar. Itulah tujuan utama program ini,”tuturnya.
Dia juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ini. Menurutnya, keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat atau daerah, tetapi juga membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, akademisi, serta masyarakat umum.
“Kami yakin seluruh masyarakat bisa mendukung program ini dengan kontribusi apapun. Ini bukan hanya program pemerintah pusat, tetapi seluruhnya bisa berpartisipasi, baik masyarakat umum, dunia usaha, akademisi, dan lain-lain,” tegasnya.
Dengan adanya partisipasi berbagai pihak, diharapkan program ini dapat terus berkembang dan menghadirkan berbagai inovasi yang lebih baik ke depannya.
“Dukungan dari DPRD dan Pemerintah serta berbagai elemen masyarakat menjadi kunci utama agar program ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas lagi di masa mendatang,”pungkasnya.

Sebelumnya, Penjabat (Pj Wali Kota Kendari bersama Kapolresta Kendari mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Kendari yang berada di Jl. Laute 1, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Selasa (11/2/2025).
Kunjungan kali ini bertujuan untuk mendiskusikan terkait persiapan untuk lokasi dapur umum.
Pj Wali Kota Kendari, Parinringi mengatakan, untuk di Sulawesi Tenggara dapur umum hanya 1 yang baru tersedia di Kota Kendari.
“Kedepannya kita berharap di Kota Kendari ini kurang lebih 20 sampai 25 dapur umum, jadi kita datang untuk berdiskusi masalah teknis pelaksanaan rencana untuk dapur umum makan bergizi gratis,” ujarnya.
Pj Wali Kota Kendari juga mengatakan, dapur umum yang ada di Kota Kendari ini sudah memenuhi standar sesuai dengan SOP.
“Untuk masuk ke ruangannya saja kita harus menggunakan alat pelindung diri (APD), ini sangat representatif. Kita lihat mulai dari bahan baku, memasak, pengemasan dan juga distribusi, Alhamdulillah sesuai dengan standar yang biasa kita lihat,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolresta Kendari, E. Widiantoro mengungkapkan, saat ini pihak dari kepolisian sedang mencari lahan Polri untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Polri mendukung penuh program pemerintah pusat dengan MoU yang dilakukan oleh Mabes Polri dan Badan Gizi Nasional.
“Ini masih perlu beberapa titik lagi jadi kita harus melihat dulu kontruksi bangunannya bagaimana, karena semua ada ketentuannya,” ujarnya.

Ditempat yang sama juga, Pihak SPPG Kota Kendari, Agnes mengungkapkan, saat ini Badan Gizi Nasional melayani sebanyak 2.977 Siswa di setiap hari.
“InsyaAllah kita berharap agar secepat mungkin kita mengantarkan ke seluruh penerima manfaat di Kota Kendari siswa-siswa SD, SMP, SMA dan juga ibu hamil, menyusui dan balita,” ujarnya
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan Badan Gizi Nasional dalam upaya meningkatkan akses pangan bergizi bagi masyarakat Kota Kendari. (ADV)






