Kendari, portal.id – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sulawesi Tenggara periode 2026–2031 resmi dilantik oleh Ketua Harian DPP APPSI, Don Muzakir, mewakili Ketua Umum APPSI Sudaryono. Pelantikan yang mengusung tema “Memperkuat Solidaritas Pedagang Pasar Menuju Organisasi Profesional, Mandiri, dan Berdaya Saing dalam Mendukung Perekonomian Daerah” berlangsung di salah satu hotel di Kendari, Selasa (11/8/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, unsur Forkopimda Sultra, BPJS Ketenagakerjaan, Bulog, OJK Sultra, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, Sekretaris Daerah Kota Kendari, OPD Pemerintah Kota Kendari, serta ratusan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, khususnya Ketua DPW APPSI Sultra La Ode Abdul Muis. Ia berharap kepengurusan baru dapat bekerja secara profesional hingga ke tingkat komisariat pasar sehingga mampu memahami dan memperjuangkan kebutuhan para pedagang.
“Ketua Umum APPSI Bapak Sudaryono menyampaikan selamat atas pelantikan ini dan berkomitmen akan menyempatkan hadir di Kendari pada kesempatan berikutnya,” ujar Don.
Don menegaskan APPSI akan mendukung sekaligus mengawal berbagai program pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan pedagang pasar. Salah satunya ialah program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp100 juta tanpa agunan yang merupakan kebijakan pemerintah melalui Kementerian UMKM.
Menurutnya, APPSI memiliki tanggung jawab untuk mensosialisasikan program tersebut kepada masyarakat agar tidak ada lagi praktik permintaan jaminan kepada pedagang yang mengakses fasilitas KUR.
Selain itu, Don meminta seluruh pengurus DPW maupun DPD APPSI di Sulawesi Tenggara membangun sinergi dengan Bulog guna memastikan ketersediaan komoditas strategis, termasuk minyak goreng bersubsidi Minyakita di pasar-pasar tradisional.

Ia juga mengingatkan para penerima manfaat KUR agar memanfaatkan pinjaman secara bertanggung jawab dan mengembalikannya tepat waktu sehingga program tersebut dapat terus bergulir bagi pelaku usaha lainnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi kepada petani dan pedagang pasar yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Menurut Hugua, sekitar 23 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Tenggara berasal dari sektor pertanian, sedangkan sektor perdagangan menyumbang sekitar 18 persen. Bahkan, kesejahteraan sekitar 70 persen masyarakat Sultra bergantung pada aktivitas pertanian dan perdagangan.
“Pemerintah hadir sebagai fasilitator yang menciptakan iklim usaha yang kondusif. Karena itu, organisasi seperti APPSI harus menjadi jembatan antara pedagang dengan pemerintah, BPJS maupun akses pembiayaan seperti KUR,” kata Hugua.
Ia optimistis Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia pada 2045. Untuk mewujudkan hal tersebut, menurutnya, kesejahteraan petani, nelayan, pelaku UMKM, dan pedagang pasar harus terus diperkuat.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPW APPSI Sultra La Ode Abdul Muis menegaskan pelantikan tersebut menjadi titik awal perjuangan organisasi dalam meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar di Sulawesi Tenggara.
Ia menyatakan APPSI akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, dan seluruh pemangku kepentingan guna menyukseskan berbagai program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat, khususnya pedagang pasar.
“Ini bukan akhir, tetapi awal perjuangan APPSI Sulawesi Tenggara. Kami ingin memperjuangkan kesejahteraan pedagang yang hingga hari ini masih tertinggal dibanding daerah lain. Dengan dukungan seluruh pengurus, saya yakin organisasi ini dapat menjalankan amanah DPP dan memberikan manfaat nyata bagi pedagang pasar di Sulawesi Tenggara,” tegas Abdul Muis.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPP APPSI, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelantikan tersebut.
Dengan kepengurusan baru, DPW APPSI Sulawesi Tenggara diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar, serta mendukung berbagai program nasional yang berpihak kepada pelaku usaha mikro dan kecil.
Selanjutnya, dilakukan penandatanganan kerja sama antara DPW APPSI Sultra dengan BPJS Ketenagakerjaan.






