Ekonomi & BisnisNasionalNews

Perkuat Pendalaman Pasar Keuangan, OJK Dorong Dana Pensiun Jadi Investor Jangka Panjang

×

Perkuat Pendalaman Pasar Keuangan, OJK Dorong Dana Pensiun Jadi Investor Jangka Panjang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Create ChatGPT/AI. Foto: Istimewa.

Portal.id, NASIONAL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mengoptimalkan peran industri dana pensiun sebagai investor institusional jangka panjang. Langkah ini dinilai strategis guna memacu pendalaman pasar keuangan sekaligus memperkokoh ketahanan ekonomi nasional.

Penguatan sinergi tersebut menjadi topik utama dalam perhelatan Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026 yang diselenggarakan pada 24 – 25 September 2026 di Jakarta.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menegaskan pengembangan skala industri dana pensiun tidak dapat berjalan tanpa keterlibatan aktif pemerintah, pemberi kerja, asosiasi, hingga penyelenggara program pensiun wajib dan sukarela.

“Terkait dengan kolaborasi, tentunya pengembangan dan pendalaman pasar industri dana pensiun tidak bisa kita lakukan sendiri-sendiri. Kita harus berkolaborasi,” ujar Ogi dikutip dari siaran pers OJK.

Ogi menjelaskan, dana pensiun memiliki fungsi ganda yang krusial, yakni memberikan jaminan proteksi sosial bagi masyarakat sekaligus menyediakan pasokan dana jangka panjang yang stabil untuk mendukung pembiayaan pasar modal dan pembangunan ekonomi.

OJK mencatat rasio aset dana pensiun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di level 8,22 persen pada 2025. OJK menetapkan target peningkatan rasio aset tersebut menjadi 11,2 persen pada 2029 dan membidik angka 60 persen pada 2045.

“Jadi dengan lebih banyak peserta, dengan lebih besar kontribusi dan akses yang lebih luas, kita berharap dana pensiun memberikan sebuah pool uang jangka panjang yang lebih besar dan stabil,” pungkas Ogi.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id