Kendari, portal.id – Drama pendek “omega” (Obrolan MEngenai KeluarGA) yang merupakan salahsatu program inovasi baru tahun 2024 yang menjadi garapan Tim Kerja HALAKIEMAS (Hubungan Antar Lembaga, Advokasi KIE dan Kehumasan) Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara mulai turun lapangan.
Sudah beberapa episode drama ini hanya dimainkan oleh 2 tokoh utamanya yakni Mus dan Mul, kini mulai menggaet pemain baru dari lapangan, yakni dari penyuluh KB dan salah satu warga desa di salahsatu Kampung KB Kabupaten Konawe Utara.
Pada episode kali ini banyak berkisah tentang kampung KB atau kampung Keluarga Berkualitas. Mulai dari pengertian kampung KB yang awalnya sebagai Kampung Keluarga Berencana, lalu berubah menjadi Kampung Keluarga Berkualitas.
Tentang Program apa saja yang dilaksanakan di kampung keluarga berkualitas.
Menurut salah satu anggota tim halakiemas Perwakilan BKKBN Prov. Sultra yang turut serta ke lokasi syuting (20/02/ 2024), Bahtiar, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tambahan dari perjalanan dinas kami melakukan monitoring dan evaluasi media KIE di Konawe Utara.
“Artinya, “sekali mendayung, dua-tiga pulau terlampaui” atau “satu kali perjalanan dinas (perjadin) bisa melaksanakan dua atau tiga kegiatan. Ini berarti kita menghemat uang negara, dan memperkaya program bangga kencana”, jelas Bahtiar.
Lebih lanjut Bahtiar menjelaskan, dengan turunnya tim drama pendek omega ke lapangan juga sebagai wujud perhatian BKKBN terhadap petugas lapangan dan/atau warga binaan BKKBN yang ada di kampung KB. Dengan melibatkan petugas lapangan dan warga kampung KB menunjukkan bahwa BKKBN tidak meninggalkan mereka.
“Saya juga berharap tim kerja lainnya juga bisa melakukan hal serupa sesuai tupoksi masing-masing,” katanya.
Salah satu petugas lapangan yang dilibatkan dalam drama pendek tersebut, Naomi, merasa sangat senang dengan kehadiran tim halakiemas yang tidak hanya melakukan kegiatan di kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten, tapi juga mau menengok kaminyang bertugas di desa sekaligus memberi kepercayaan kepada kami dan warga setempat untuk ikut meramaikan konten media sosial melalui drama omega ini.
“Kiranya kegiatan seperti ini intensitasnya lebih diperbanyak lagi” demikian harapan Naomi penuh optimis dan semangat.






