Konawe Utara, portal.id – Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan dua anak buah kapal (ABK) kapal barang GT 8 yang mengalami mati mesin dan kebocoran di sekitar Perairan Tanjung Taipa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (13/8/2026) dini hari.
Operasi penyelamatan dilakukan setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/BASARNAS) Kendari menerima laporan mengenai kapal barang yang membawa dua orang (POB 2) mengalami mati mesin disertai kebocoran saat berlayar dari Vesel Tonase menuju Pulau Bahubulu, Konawe Utara.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 23.15 WITA Tim Rescue Pos SAR Konawe Utara diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berada sekitar 20 mil laut (NM) dari Pos SAR Konawe Utara.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca selama operasi berlangsung berawan dengan kecepatan angin 8,1 km/jam dari arah timur dan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 0,75 meter.
Tim SAR Gabungan tiba di lokasi pencarian pada pukul 02.13 WITA dan langsung melakukan penyisiran. Sekitar 27 menit kemudian, tepatnya pukul 02.40 WITA, kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat sekitar 2,19 NM ke arah barat dari lokasi kejadian.
Selanjutnya, keduanya dievakuasi menuju Pelabuhan Perikanan Molawe dan tiba dengan selamat pada pukul 04.48 WITA.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/BASARNAS) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan keberhasilan operasi tersebut merupakan hasil respons cepat dan sinergi seluruh unsur SAR gabungan dalam menangani kondisi darurat di laut.
“Keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi seluruh unsur SAR gabungan dalam merespons laporan darurat, sehingga kedua korban dapat diselamatkan dengan selamat,” ujarnya.
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat, Operasi SAR terhadap kapal barang GT 8 yang mengalami mati mesin dan kebocoran di Perairan Tanjung Taipa resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
* Kronologi
Insiden terjadi pada Rabu (12/8) sekitar pukul 22.45 WITA ketika kapal barang GT 8 mengalami mati mesin disertai kebocoran di sekitar Perairan Tanjung Taipa. Kondisi tersebut membuat kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran sehingga membutuhkan bantuan evakuasi dari Tim SAR.
* Data Korban
Ismail (50), warga Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, dan Doni (31), warga Tanasa.
Unsur SAR yang Terlibat, SMC dan Staf SMC KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara,
Polair Konawe Utara, Keluarga korban.
* Alat Utama yang Digunakan
Rescue Car, Rigid Inflatable Boat (RIB)
Longboat, Peralatan SAR Medis, Peralatan Evakuasi, Peralatan Komunikasi dan Peralatan pendukung keselamatan lainnya.






