#HeadlineKesraSulawesi Tenggara

H Zainal Mustamin : Semoga Bersama, Bersatu dan Bersaudara selalu Dihati

×

H Zainal Mustamin : Semoga Bersama, Bersatu dan Bersaudara selalu Dihati

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam H Zainal Mustamin mengungkapkan pisah sambut secara esensial adalah serah terima tanggung jawab. Menurutnya tidak ada kamus perpisahan bagi bagi mereka yang mencintai dengan hati.

“Hari hari pergantian itu dipergilirkan oleh Tuhan diantara Manusia. ada yang datang ada yang pergi, ada yang masuk ada yang keluar, ada yang ditinggalkan dan ada yang meninggalkan. Hari ini kita mendapatkan undangan acara pisah sambut Kakanwil Kemenag Sultra meskipun saya memahaminya secara substansial tetapi secara esensial adalah serah terima tanggungjawab,” terangnya.

“Yang kedua hakekatnya perpisahan itu hanya berlaku bagi mereka yang mencintai dengan mata. Tapi bagi mereka yang mencintai dengan hati, tidak ada kamus perpisahan. Karena hati mereka selalu berpaut dan dipautkan oleh Tuhan, karena mereka selalu Bersama, Bersatu, Bersaudara,” demikian pesan yang disematkan H Zainal Mustamin.

Dikatakannya, hari ini kami menyerahkan tanggungjawab sepenuhnya yang kami emban kepada Kakanwil baru, H Muhamad Saleh.

“Di birokrasi ini kita tidak bisa memilih jabatan. Kita hanyalah bawahan yang menjalani takdir. Kecewa adalah konsekuensi dan bahagia adalah bonus semata. Adakalanya kita merencanakan hidup dan adakalanya kita menjalaninya tapi adakalanya kita harus melepaskannya. Melepaskan kemelakatan yang ada pada diri, pada orang dan pada jabatan,” ungkapnya.

“Semakin banyak kepentingan kita terhadap benda dan terhadap jabatan maka semakin besar dan sulit melepaskan diri darinya. Maka rencanakan lah saat perlu kita merencanakan. Mari jalani saat perlu kita menjalaninya dan mari melepaskan hingga waktunya kita harus melepaskan. Tidak ada yang abadi di dunia ini. Satu satunya yang abadi adalah keabadian itu sendiri,” imbuhnya.

Untuk itu, H Zainal Mustamin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas kekurangan dan kekhilafan selama bersama dalam berkolaborasi dan bersinergi di Kementerian Agama Sulawesi Tenggara sembari mengucapkan terimakasih atas segala dukungan dan kerjasama seluruh jajaran Kemenag Sultra selama dirinya menjabat sebagai Kakanwil.

“Kami merasa begitu banyak harapan yang belum dapat ditunaikan. Ada begitu banyak janji yang belum ditepati dan permintaan yang belum terealisasikan. Mungkin ada hati yang merasa terzolimi dan merasa terabaikan. ada perasaan yang terkucilkan. Ada air mata yang teralirkan, kami sekali lagi belum sepenuhnya bisa memenuhi seluruh keinginan, ekspektasi dan harapan dari masyarakat, tokoh agama dan pegawai Kementerian Agama sultra,” terangnya.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika jembatan yang kami bangun selama ini ternyata keropos, jika jalan yang kami bentangkan selama ini ternyata rapuh. Semuanya masih jauh dari harapan. Mungkin akan menjadi beban bagi pemimpin berikutnya. Kami bukanlah apa apa. Kami bukanlah siapa siapa,” ujarnya.

Dirinya pun memohon doa kepada semua hadirin agar bisa menjalankan tugas dengan lancar ditempat tugas yang baru di Kementerian Agama Pusat.

Tak lupa H Zainal Mustamin juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap stakeholder Kementerian Agama Sulawesi Tenggara.

“Kepada pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara yang selama ini telah memberikan dukungan sepenuhnya, Kiranya dapat terus membantu tugas tugas instansi vertikal Kementerian Agama Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.

Kepada masyarakat, Tokoh Agama Lintas Agama H Zainal Mustamin berpesan agar kiranya teruslah bersinergi dengan Kakanwil yang baru, berkolaborasi menjaga kerukunan bersama terutama sekali menjaga kerukunan umat beragama ditengah ancaman disintegrasi dan perpecahan di tahun politik ini.

Zainal Mustamin juga mengucapkan selamat kepada Kakanwil H Muhamad Saleh dan berharap dibawah kepemimpinan Kakanwil baru, Kemenag Sultra menjadi jauh lebih baik.

“Kepada Pimpinan yang baru, memimpin lah dengan hati karena memimpin dengan hati akan sampai kedalam hati. Menjadi orang penting itu penting tapi jauh lebih penting menganggap setiap orang itu penting. Atasan itu penting. Bawahan itu penting Cleaning service itu penting. Satpam itu penting. Mitra itu penting. Semua orang penting dengan pekerjaannya masing masing.

Kepada Pegawai dilingkungan Kanwil Kemenag Sultra, H Zainal Mustamin juga berpesan untuk membantu pimpinan yang baru. Jadilah pegawai yang cerdas tapi tak menggurui. Bertindak cepat tapi tak mendahului. Bersifat Kritis tapi tidak mengiris. Tajam tapi tidak melukai.

“Telunjuk lurus Kelingking berkait. Badan membungkuk hati memberontak. Didepan santun tetapi dibelakang provokasi. Mari kita hindarkan semua itu. Mari kita menyelesaikan masalah dalam semangat 3B. Bersama, bersatu, bersaudara. Bersama kita bisa, bersatu kita kuat, bersaudara kita rukun,” tambahnya.

“Masalah tidak akan pernah hilang. Tidak mungkin hidup tanpa masalah, karena tidak ada kehidupan yang tidak bermasalah. Tetapi dibalik sebuah masalah, kita menangkap peluang yang bisa dikembangkan. Di setiap masalah selalu ada manfaat yang bisa kita peroleh. Di setiap masalah selalu ada kemudahan. Semoga Allah SWT mempermudah segala urusan kita. Semoga bersama, bersatu dan bersaudara selalu di hati,” pungkasnya.

 

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id