#HeadlineFokus RedaksiSulawesi Tenggara

Jambore PKB dan PLKB 2025 Resmi Dibuka, BKKBN Sultra Perkuat Ketahanan Keluarga

×

Jambore PKB dan PLKB 2025 Resmi Dibuka, BKKBN Sultra Perkuat Ketahanan Keluarga

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Kegiatan Penguatan Ketahanan Keluarga melalui Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025 resmi dibuka pada Sabtu, 8 November 2025. Acara berlangsung meriah di pelataran Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Kendari.

Jambore yang diikuti oleh kurang lebih 600 peserta Penyuluh KB se-Provinsi Sulawesi Tenggara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asmar, M.Si.

Dalam sambutannya, Asmar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk memperkuat soliditas dan kompetensi para penyuluh KB sebagai garda terdepan dalam pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, dan program percepatan penurunan stunting.

“Melalui jambore ini, kita ingin meningkatkan kapasitas dan kolaborasi penyuluh KB agar semakin berperan dalam membangun ketahanan keluarga serta menyukseskan program prioritas BKKBN,” ujarnya.

Asmar juga memberikan apresiasi kepada seluruh PKB dan PLKB yang telah bekerja keras dalam memberikan pendampingan kepada keluarga dan masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“PKB dan PLKB adalah garda terdepan BKKBN. Kami berharap melalui Jambore ini lahir semangat baru, inovasi baru, dan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendampingan keluarga di lapangan,” tambahnya.

Kepala Bank Syariah Indonesia Cabang Kendari A Silondae I, Danang Dwi Subhana, dalam sambutannya, mengatakan kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan yang sangat positif ini. BSI melihat bahwa para Penyuluh KB memiliki peran yang luar biasa dalam membangun keluarga berkualitas, menyiapkan generasi unggul, dan memperkuat ketahanan sosial di masyarakat. Peran ini sejalan dengan semangat kami di BSI untuk menjadi mitra dalam pemberdayaan umat dan pembangunan berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa membangun keluarga yang sehat dan sejahtera tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia perbankan. Karena itu, BSI berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, baik melalui program tanggung jawab sosial perusahaan maupun kerja sama strategis dengan berbagai lembaga seperti BKKBN” ujar Danang.

“Melalui momentum Jambore ini, kami berharap semangat kebersamaan dan pengabdian para Penyuluh KB semakin kuat, serta membawa dampak nyata bagi masyarakat di seluruh penjuru Sulawesi Tenggara dan kami mengucapkan selamat mengikuti kegiatan Jambore. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh KB (DPD IPeKB) Sulawesi Tenggara, Hasrul Hasti, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jambore PKB/PLKB merupakan arena konsolidasi dan peningkatan kapasitas bagi para penyuluh.

“IPeKB Sultra mendukung penuh pelaksanaan jambore ini karena menjadi wahana peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan soliditas penyuluh KB di lapangan. Semakin kompeten dan solid penyuluh kita, semakin cepat target Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting dapat tercapai,” tegas Hasrul.

Hasrul juga menyampaikan bahwa IPeKB akan terus mendorong penyuluh untuk melakukan inovasi program, memperkuat sinergi lintas sektor, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menyiapkan berbagai program peningkatan kapasitas berbasis kompetensi dan inovasi. Tujuannya agar PKB/PLKB tetap profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman, khususnya dalam isu ketahanan keluarga dan penurunan stunting,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan jambore tahun ini diisi dengan berbagai agenda, antara lain:

1. Sosialisasi Program Quick Wins Kementerian Ke dan BKKBN,
2. Beragam lomba dan kegiatan penguatan kapasitas, serta
3. Malam ramah tamah sebagai penutup kegiatan.

Penguatan ketahanan keluarga menjadi fokus utama yang disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Agus Salim, SE., MM.

Dalam penyampaiannya, Agus Salim Memaparkan lima quick win program percepatan yang bertujuan memberikan dampak langsung dan strategis kepada masyarakat, yaitu: GENTING (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), dan AI SuperApps tentang Keluarga. Program-program ini berfokus pada kelompok rentan seperti balita, remaja, calon pengantin, dan lansia, dengan memanfaatkan pendekatan inovatif dan kolaboratif berbasis teknologi serta menekankan bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi penting dalam mewujudkan keluarga berkualitas, sekaligus menjadi pilar utama dalam upaya percepatan penurunan stunting.

“Kita ingin memastikan setiap keluarga memiliki kemampuan untuk tumbuh kuat, mandiri, dan berdaya. Ketahanan keluarga adalah benteng pertama dalam pencegahan masalah sosial, termasuk stunting. PKB dan PLKB memiliki peran strategis sebagai ujung tombak edukasi dan pendampingan keluarga,” ungkap Agus Salim.

Lebih lanjut, Agus Salim menyampaikan bahwa upaya penguatan ketahanan keluarga harus dilakukan secara berkelanjutan dan berbasis intervensi holistik, mulai dari pengasuhan, kesehatan reproduksi, ketahanan ekonomi keluarga, hingga pembentukan karakter generasi muda. Kedepan, program penguatan ketahanan keluarga akan diperkuat melalui edukasi, pembinaan terpadu, serta kolaborasi lintas sektor.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, jajaran Perwakilan BKKBN Sulawesi Tenggara, para Kepala OPD-KB kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, Kepala Bank Syariah Mandiri Cabang Kendari, Ketua Dharma Wanita Persatuan BKKBN beserta jajaran, Ketua DPD dan para Ketua DPC IPeKB Sultra, serta perwakilan Forum GenRe Indonesia Sulawesi Tenggara.

Melalui agenda ini, diharapkan peran PKB dan PLKB semakin optimal dalam mendukung Penguatan Ketahanan Keluarga dan terwujudnya keluarga berkualitas di Sulawesi Tenggara.

Penulis : Mujahidin (Ketua Tim Kerja Halakiemas BKKBN Sultra)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id