Kendari, portal.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) bakal menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah 2026 Masehi. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Kendari pada 20 hingga 24 Mei 2026.
Program ini menjadi langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok yang kerap mengalami kenaikan menjelang hari besar keagamaan akibat meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Selain menyediakan berbagai kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga akan diramaikan tenant kuliner dari pelaku UMKM lokal guna mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Kepala Disketapang Kendari, Abdul Rauf mengatakan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pangan menjelang Idul Adha.
“Biasanya menjelang hari raya kebutuhan masyarakat meningkat dan harga pangan ikut naik. Karena itu pemerintah meminta daerah melakukan gerakan pangan murah untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 22 mitra distributor telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pasar pangan murah tersebut.
“Semua mitra sudah siap, termasuk distributor pangan yang akan ikut berpartisipasi,” katanya.
Tak hanya fokus pada kebutuhan pokok, Pemkot Kendari juga berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan melibatkan pelaku usaha kuliner lokal. Kehadiran tenant kuliner diharapkan mampu menarik minat masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan UMKM.
“Walaupun fokus utamanya pangan murah, kami juga akan menghadirkan kuliner. Banyak sponsor yang siap membantu penyiapan tenant sehingga pelaku kuliner bisa ikut tampil,” jelasnya.
Pemilihan halaman Kantor Wali Kota Kendari sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis karena mudah diakses masyarakat, dekat dengan pusat aktivitas perkantoran, serta memiliki potensi pasar yang besar bagi distributor maupun pelaku usaha.
“Lokasinya mudah dijangkau masyarakat, ada pegawai juga di sekitar kantor wali kota sehingga peluang pasarnya bagus. Distributor juga bisa cepat menjual barangnya, jadi semuanya sama-sama terbantu,” pungkasnya.






