Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) terus mempercepat implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi pelayanan administrasi kependudukan.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi sekaligus aktivasi IKD secara jemput bola di sejumlah instansi pemerintah, di antaranya Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari dan Dinas Sosial Kota Kendari.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkot Kendari untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya identitas kependudukan berbasis digital sekaligus memperluas cakupan aktivasi IKD.
Di Dinas Sosial Kota Kendari, Dukcapil memberikan pendampingan kepada agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) dalam melakukan aktivasi IKD. Para agen tersebut diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya penerima bantuan sosial, memahami serta mengaktifkan IKD.
Langkah ini dinilai penting karena pemanfaatan data kependudukan menjadi salah satu bagian dalam proses penyaluran bantuan sosial untuk memastikan data masyarakat dapat digunakan secara tepat.
“Masih banyak penerima bantuan sosial yang belum memiliki HP, jadi lewat agen Perlinsos ini bisa dibantu untuk mengaktifkan IKD para penerima bantuan,” ungkap Kepala Disdukcapil Kota Kendari, Rulyana, SH., M.Si.
Sementara itu, sosialisasi dan aktivasi IKD di Kantor Kemenag Kota Kendari diikuti sekitar 100 pegawai yang terdiri atas kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan guru Madrasah Aliyah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya didorong untuk mengaktifkan IKD bagi dirinya masing-masing, tetapi juga diharapkan turut membantu memperluas pemanfaatan IKD di lingkungan pendidikan.
Para kepala KUA dan guru Madrasah Aliyah diharapkan dapat mendorong sekaligus membantu pelajar tingkat SMA atau sederajat yang telah memenuhi persyaratan untuk melakukan aktivasi IKD.
Rulyana mengatakan, Dukcapil Kota Kendari juga akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari untuk melaksanakan aktivasi IKD bagi seluruh pegawai Pemerintah Kota Kendari yang berada di lingkungan Balai Kota.
Setelah aktivasi bagi pegawai di Balai Kota Kendari selesai, program serupa akan dilanjutkan bagi pegawai Pemkot Kendari yang bertugas di luar lingkungan Kantor Balai Kota.
Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan cakupan aktivasi IKD sekaligus mendorong aparatur pemerintah menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan memperluas pemanfaatan layanan administrasi kependudukan digital kepada masyarakat.
Hingga September 2026, capaian aktivasi IKD di Kota Kendari telah mencapai sekitar 30 persen. Capaian tersebut terus didorong agar semakin mendekati target nasional sebesar 50 persen.
Pemkot Kendari melalui Dukcapil berkomitmen memperluas sosialisasi dan aktivasi IKD dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan, dunia pendidikan, serta kelompok masyarakat.
Dengan langkah tersebut, pemanfaatan IKD diharapkan semakin luas dan mampu mendukung pelayanan publik yang lebih efektif, mudah, cepat, dan terintegrasi.
Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut Sekretaris Disdukcapil Kota Kendari Dudi Lewani, Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Disdukcapil Yudisman, serta Kabid Kependudukan Siti Sukmini.






