#HeadlineKesra

Kakanwil Kemenag Sultra Sebut Guru Pendidikan Agama Hindu Bagian Penting dari Penguatan Moderasi Beragama

×

Kakanwil Kemenag Sultra Sebut Guru Pendidikan Agama Hindu Bagian Penting dari Penguatan Moderasi Beragama

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) H Muhamad Saleh mengatakan bahwa Guru Pendidikan Agama Hindu menjadi bagian penting dalam menyukseskan Program Penguatan Moderasi Beragama.

Hal ini disampaikan Kakanwil Kemenag Sultra saat membuka kegiatan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Implementasi Kurikulum Merdeka oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Hindu, Minggu (23/7/2023), di salah satu hotel di Kendari.

Turut mendampingi Kakanwil, Pembimas Hindu, I Komang Sukeyasa bersama dengan Ketua KKG dan MGMP Pendidikan Agama Hindu, diikuti oleh 50 Guru Pendidikan Agama Hindu Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dikatakan Kakanwil Kemenag Sultra Muhammad Saleh, sebagai Program Prioritas Kementerian Agama telah dijelaskan bahwa Penguatan Moderasi Beragama tidak hanya dilakukan dilingkungan masyarakat saja, tapi juga ditingkat pendidikan.

“Guru tidak hanya mengajar, tapi seorang pendidik yang mampu mengubah watak dan jati diri anak kearah yang lebih baik” ungkapnya.

Karenanya, dengan penguatan moderasi beragama yang diajarkan para Guru Agama Hindu, maka siswa sebagai bagian dari masyarakat berbangsa dan bernegara dapat mengetahui tentang bagaimana cara hidup yang toleran, saling berdampingan, dan menghormati antara sesama umat manusia yang pada hasilnya bisa menumbuhkan sikap moderat.

Lebih jauh ia menyebut revolusi industri 4.0 sekarang ini akan menuju pada 5.0 dimana era digital menguasai, sehingga proses digitalisasi pendidikan dan pekerjaan ikut berpengaruh.

“Disinilah letak tugas seorang guru untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka yang menerapkan nilai nilai pancasila untuk dapat membentuk profil pelajar pancasila yaitu anak yang memiliki karakter dan kompetensi yang didasarkan pada nilai nilai luhur pancasila,” imbuhnya.

Oleh karena itu, ia berharap melalui kegiatan ini para guru Agama Hindu semakin profesional dalam memahami setiap kurikulum yang berlaku dan menjadi pendidik yang moderat untuk diterapkan kepada seluruh anak didiknya.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id