Kendari, Portal.id – Kasi Ops Grup 5 Kopassus, Letkol Inf. Abdullah Mahua, berhasil meraih Juara I pada kategori Forkopimda dalam Lomba Menembak Kapolda Cup yang digelar Polda Sulawesi Tenggara dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Tembak Mako Satbrimob Polda Sultra, Rabu (8/7/2026). Kemenangan tersebut diraih setelah melalui persaingan yang berlangsung sengit bersama para peserta dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pada kategori Forkopimda, Juara III diraih oleh Kabinda Sultra Marsma TNI Drs. Heroe Hermawan, M.M., Juara II diraih Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) Dedi Wardana, S.T., M.Tr.Hanla., sedangkan posisi Juara I berhasil diraih oleh Kasi Ops Grup 5 Kopassus Letkol Inf. Abdullah Mahua.
Usai menerima penghargaan, Letkol Inf. Abdullah Mahua mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam kejuaraan yang diselenggarakan Polda Sultra sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga mempererat hubungan dan sinergi antarinstansi di Sulawesi Tenggara.
“Alhamdulillah kami dari Grup 5 Kopassus merasa bangga dan terhormat bisa mengikuti lomba menembak dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini dan meraih juara pertama. Kami berharap Forkopimda dan seluruh jajaran dapat terus terjalin, terjaga, kompak, dan bersinergi sehingga segala dinamika situasi di lapangan dapat kita atasi bersama. Dengan demikian, Sulawesi Tenggara pada umumnya dan Kota Kendari pada khususnya dapat tetap aman, lancar, dan kondusif,” ujar Letkol Inf. Abdullah Mahua.
Perwira TNI AD lulusan Akademi Militer tahun 2004 yang juga pernah menjabat sebagai Dandim 1404/Pinrang tersebut menilai sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur Forkopimda merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui kegiatan olahraga bersama seperti Lomba Menembak Kapolda Cup, semangat kebersamaan dan soliditas antar instansi diharapkan semakin kuat demi mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif di Sulawesi Tenggara.






