Kendari, portal.id – Universitas Halu Oleo (UHO) memulai secara resmi Pelatihan “Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional” (PEKERTI) dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Rektor, Dr. Herman, di Kampus UHO, Selasa (07/04/26).
Kegiatan yang diikuti 48 peserta ini sebagai bagian dari upaya UHO dalam penguatan kualitas sumber daya manusia (dosen), khususnya dalam konteks pembelajaran di perguruan tinggi.
“Pelatihan PEKERTI memiliki peran strategis dalam membekali dosen dengan kompetensi fundamental dalam proses pembelajaran,” kata Dr Herman saat memberikan sambutan.
Ia juga menyampaikan bahwa melalui pelatihan ini, para dosen akan memperoleh keahlian dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi proses pengajaran secara sistematis dan berkelanjutan.
“Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada satu aspek saja, melainkan mencakup keseluruhan siklus pembelajaran. Kemampuan merancang, mengajar, dan mengevaluasi merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Ketiganya saling berkaitan dan akan berdampak langsung pada capaian pembelajaran mahasiswa,” ujar Dr. Herman.
Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi pedagogik dosen merupakan salah satu faktor kunci dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, kegiatan seperti PEKERTI diharapkan dapat menjadi instrumen penguatan kapasitas akademik secara berkelanjutan di lingkungan universitas.
Pada pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), Prof. Dr. Edward Ngii, serta Kepala Pusat Pengembangan Sistem Pembelajaran dan Kurikulum, Prof. Indriyani Nur, Ph.D., yang bersama-sama mendampingi Plt Rektor dalam seremoni pembukaan.
Pelatihan PEKERTI ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari. Peserta kegiatan ini berasal dari lingkungan Universitas Halu Oleo maupun dari luar institusi. Dalam pelaksanaannya, pelatihan PEKERTI melibatkan lebih dari 10 dosen pelatih yang telah tersertifikasi. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pendampingan yang optimal bagi pengembangan kompetensi pedagogis seluruh peserta.






