#Advetorial#Headline

16 Kota Timur Indonesia Bersatu di “Kota Lulo“

×

16 Kota Timur Indonesia Bersatu di “Kota Lulo“

Sebarkan artikel ini

Kendari, Portal.id – Kota Kendari resmi menjadi tuan rumah Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komwil VI Tahun 2026. Sebanyak 16 kota dari kawasan timur Indonesia berkumpul di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara itu, mengawali rangkaian kegiatan dengan Gala Dinner yang digelar pada Selasa malam (2/6).

Suasana kebersamaan langsung terasa sejak pertemuan pertama. Para kepala daerah dan delegasi yang hadir menyambut satu sama lain dengan hangat, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang strategis untuk memperkuat sinergi antarpemerintah kota di wilayah timur Indonesia.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, tampil sebagai tuan rumah yang menyambut seluruh tamu dengan penuh keramahan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan kebanggaan sekaligus rasa syukur karena Kendari dipercaya menjadi pusat pertemuan para pemimpin kota dari kawasan timur.

“Selamat datang dan terima kasih kepada Bapak dan Ibu semua yang telah berkenan hadir di Kota Kendari. Malam hari ini kita melaksanakan gala dinner sebagai awal dari rangkaian kegiatan Rakerwil yang akan berlanjut esok hari,” ucap Siska di hadapan para delegasi.

Kendari sendiri dikenal dengan julukan “Kota Lulo” sebuah identitas budaya yang mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Sulawesi Tenggara. Nilai itulah yang coba dihadirkan Pemkot Kendari dalam setiap momen penyambutan tamu kehormatan dari berbagai penjuru timur Indonesia.

Rakerwil kali ini bukan sekadar forum seremonial. Seluruh agenda yang dibahas dirancang untuk menghasilkan rekomendasi strategis yang akan dibawa ke tingkat nasional. Siska menegaskan hal itu secara langsung di hadapan para delegasi.

“Berbagai agenda strategis akan dibahas dalam Rakerwil ini. Hasilnya nanti akan dibawa bersama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apeksi yang dijadwalkan berlangsung di Kota Medan pada 1 Juli mendatang,” tegasnya.

Pernyataan itu memperjelas posisi Rakerwil Kendari sebagai bagian tak terpisahkan dari peta jalan Apeksi secara nasional, sebuah forum regional yang outputnya langsung berpengaruh pada kebijakan dan kolaborasi antarkota di tingkat Indonesia.

Rangkaian kegiatan akan berlanjut keesokan harinya dengan sesi utama Rakerwil, membahas isu-isu krusial mulai dari tata kelola pemerintahan kota, strategi pembangunan daerah, hingga penguatan kolaborasi lintas wilayah di kawasan timur. Penyelenggara menargetkan seluruh sesi berjalan tertib dan produktif, dari pembukaan resmi hingga pleno akhir.

Di penghujung sambutannya, Siska Karina Imran dengan rendah hati memohon maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan dan fasilitas yang mungkin dirasakan para tamu. Sebuah sikap yang justru semakin mempertegas ketulusan Kota Kendari sebagai tuan rumah.

Pertemuan 16 kota dari wilayah timur Indonesia ini menjadi sinyal kuat bahwa kawasan timur bukan lagi sekadar penonton pembangunan nasional. Dengan satu suara dari Kendari, mereka menegaskan diri sebagai kekuatan kolaboratif yang siap berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id