Kendari, portal.id – Peserta Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah (Komwil) VI mulai tiba di Kota Kendari, Selasa (2/6/2026). Kedatangan para delegasi menandai dimulainya rangkaian kegiatan Raker APEKSI Komwil VI yang akan berlangsung hingga 4 Juni 2026, dengan Kota
Kendari sebagai tuan rumah.
Delegasi pertama yang tiba berasal dari Pemerintah Kota Palu dan diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Palu. Rombongan mendarat melalui penerbangan Batik Air dan disambut oleh panitia pelaksana bersama jajaran Pemerintah Kota Kendari di Bandara Halu Oleo.
Pada hari yang sama, Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Gladys Adolfina Rumajar, juga tiba di Kendari untuk mengikuti seluruh agenda Raker APEKSI Komwil VI.
Para peserta dijadwalkan mengikuti agenda utama rapat kerja pada Rabu (3/6/2026). Sebelum pelaksanaan sidang dan pembahasan program kerja, para delegasi akan diajak mengikuti kegiatan city tour untuk mengenal lebih dekat berbagai potensi daerah yang dimiliki Kota Kendari.
Salah satu lokasi yang akan dikunjungi adalah bank sampah yang menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Kunjungan tersebut sejalan dengan tema utama yang diangkat dalam Raker APEKSI Komwil VI tahun ini, yakni penanganan dan pengelolaan sampah yang melibatkan peran aktif masyarakat.
Selain itu, para peserta juga akan diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan di Kota Kendari. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, serta berbagai program pembangunan daerah kepada perwakilan pemerintah kota yang berasal dari kawasan Indonesia Timur.
Raker APEKSI Komwil VI Tahun 2026 diikuti oleh perwakilan pemerintah kota dari wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua. Forum ini diharapkan menjadi wadah bertukar pengalaman dan praktik terbaik antar daerah, sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan.
Melalui forum tersebut, sinergi dan kolaborasi antar pemerintah kota di kawasan Indonesia Timur diharapkan semakin kuat, khususnya dalam upaya menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.






