Kendari, portal.id – Keberadaan PT Vale Indoensia di wilayah Kabupaten kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra), telah memberikan kontribusi berbagai sektor kepada masyarakat setempat.
Kontribusi nyata tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat Kolaka, disampaikan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Israfil Sanusi di Kolaka.
Menurut dia, PT Vale telah menciptakan dampak ekonomi langsung di Kolaka dengan menyerap ribuan tenaga kerja. Informasi yang dihimpun dari laporan resmi ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kolaka, hingga akhir 2024 lalu tercatat
2.577 tenaga kerja.
Selain itu kata dia, proyek tersebut turut berkontribusi terhadap penerimaan daerah melalui pajak daerah senilai lebih dari Rp 4 miliar, yang menjadikan PT Vale penerima penghargaan “Wajib Pajak Badan dengan Laporan Terbaik 2024” dari Pemerintah Kabupaten Kolaka.
Ia juga menyebutkan, bentuk kontribusi yang sudah diberikan Vale kata dia diantaranya pembangunan infrastruktur yang ada di Kecamatan Kolaka yaitu membangun gedung pemuda, membangun Balai Latihan Kerja (BLK), memberikan bea siswa kepada anak-anak Kolaka.
Hal serupa disampaikan oleh Anggota DPR RI sekaligus mantan Bupati Kolaka, Ahmad Safei, saat berkunjung beberapa waktu lalu di Kolaka mendampingi Wamenaker RI.
Ahmad Safei turut menyampaikan optimisme atas kehadiran investasi strategis seperti PT Vale yang dinilainya mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat dan daerah.
“Jika investasi ini dikelola dengan berkeadilan dan sesuai aturan, maka manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh ekosistem: perusahaan tumbuh, masyarakat sejahtera, dan pemerintah daerah kuat. Inilah esensi bernegara,” kata Ahmad Safei.
Sementara itu, Construction Project Manager Specialist IGP Pomalaa, Agus Hikmawan, mengatakan, PT Vale IGP Pomalaa juga tengah mempercepat pembangunan infrastruktur tambang, termasuk jalan tambang (MHR), sistem pengolahan air limbah, fasilitas penyimpanan bijih, serta pusat kendali operasional.
Proyek ini diharapkan dapat mendukung operasional pabrik High-Pressure Acid Leach (HPAL), yang menjadi bagian dari strategi hilirisasi nikel nasional.
“Fokus utama kami adalah memastikan setiap tahap konstruksi berjalan sesuai target, dan memenuhi standar keberlanjutan global,” katanya.
Ia menegaskan, setiap pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial, guna meminimalkan dampak negatif terhadap masyarakat sekitar.
Dengan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan ekonomi, PT Vale IGP Pomalaa semakin memperkuat posisinya, sebagai pemain utama dalam industri nikel berkelanjutan di Indonesia.
Melalui keterlibatan aktif dengan pemerintah, masyarakat, dan mitra industri, PT Vale optimistis proyek ini akan memberikan manfaat jangka panjang, bagi generasi mendatang.






