#HeadlinePendidikan & BudayaSulawesi Tenggara

Mahasiswa Ilmu Tanah Faperta UHO Raih Juara 3 Soil Judging Contest 2026 di Unpad

×

Mahasiswa Ilmu Tanah Faperta UHO Raih Juara 3 Soil Judging Contest 2026 di Unpad

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO). Tim mahasiswa Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian (Faperta) UHO berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Soil Judging Contest 2026 tingkat nasional yang digelar di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung.

Prestasi tersebut diraih setelah tim mahasiswa Ilmu Tanah UHO bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi pertanian di Indonesia.

Tim UHO diperkuat oleh lima mahasiswa, di antaranya Christin Meilin Agri Silamba, Riski, dan La Aman. Mereka menunjukkan kemampuan dalam melakukan pengamatan dan analisis profil tanah di lapangan.

Ketua Jurusan Ilmu Tanah Faperta UHO menjelaskan, Soil Judging Contest merupakan kompetisi yang menguji kemampuan peserta dalam menganalisis profil tanah secara komprehensif.

Dalam kompetisi tersebut, peserta dituntut mampu mengidentifikasi berbagai karakteristik tanah, mulai dari tekstur, warna, hingga struktur tanah. Selain itu, peserta juga harus menentukan klasifikasi tanah, seperti Ultisol dan Inceptisol, serta memberikan rekomendasi terkait kesesuaian lahan dan komoditas tanaman yang tepat.

Perjalanan tim UHO menuju podium juara tidak berlangsung mudah. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah perbedaan peralatan pengamatan yang digunakan di lokasi lomba dengan peralatan yang selama ini digunakan dalam latihan di kampus.

Kondisi tersebut menuntut anggota tim untuk beradaptasi dengan cepat dan tetap menjaga ketelitian selama proses penilaian.

Dekan Fakultas Pertanian UHO, Prof. Dr. Ir. H. R. Marsuki Iswandi, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswa Ilmu Tanah.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa Ilmu Tanah. Ini membuktikan bahwa pembinaan akademik dan praktik lapangan yang kami lakukan mampu bersaing di tingkat nasional. Semoga ini memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengasah keahlian dan berani berkompetisi,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurut mereka, tantangan terbesar selama kompetisi adalah kemampuan beradaptasi dengan peralatan dan kondisi lapangan yang berbeda.

“Tantangan terbesar kami adalah adaptasi alat di lapangan, namun berkat kekompakan, ketelitian, dan ketenangan tim, kami bisa melaluinya. Terima kasih untuk dukungan jurusan dan fakultas,” ungkapnya.

Capaian Juara 3 Soil Judging Contest 2026 menjadi bukti kemampuan mahasiswa Ilmu Tanah Faperta UHO dalam mengimplementasikan pengetahuan akademik dan keterampilan praktik lapangan di tingkat nasional.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa Fakultas Pertanian UHO lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi dan mengukir prestasi, sekaligus membawa nama UHO semakin dikenal di tingkat nasional.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id