#Advetorial#HeadlineDaratan SultraFokus RedaksiMetro KendariSulawesi Tenggara

Melestarikan Budaya Lokal, DPRD Apresiasi Pentas Seni Budaya HUT ke-192 Kendari

×

Melestarikan Budaya Lokal, DPRD Apresiasi Pentas Seni Budaya HUT ke-192 Kendari

Sebarkan artikel ini
Kegiatan "Mombesara"

Kendari, portal.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Kendari mengapresiasi penyelenggaraan pagelaran seni dan budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 192 Kota Kendari.

Ketua DPRD kota Kendari Subhan ST mengakui kegiatan pagelaran seni dan budaya yang dilaksanakan pemkot Kendari sangat positif.

“Kota Kendari ini merupakan daerah dengan beragam etnis di dalamnya, untuk itu dengan tema Hut tahun ini sangat baik dalam menjaga kebersamaan semua etnis yang ada, apalagi dengan adanya pagelaran seni dan budaya ini menjadi salah satu instrumen dalam menopang keberagaman dan ini patut di apresiasi,” tutur Subhan ST, di Kendari, Kamis (4/5/2023).

Ia juga berharap melalui rangkaian kegiatan HUT tahun ini seluruh masyarakat dapat menjujung tinggi adat istiadat yang ada di kota kendari.

Pagaleran seni budaya

“Kita berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan kegiatan hut mulai dari pemerintah, stakholder dan seluruh elemen masyarakat kota Kendari,” harapnya.

Anggota DPRD kendari, La Ode Lawama, juga menyampaikan selamat atas penyelenggaraan pagelaran seni budaya dalam rangka memperingati HUT Kota Kendari tahun 2023.

Menurutnya, rangkaian kegiatan HUT tahun ini sangat spetakuler karena menjunjung tinggi adat istiadat Kota Kendari.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan pagelaran seni budaya. Bahkan Lawama juga menyaksikan langsung sejumlah penampilan pentas seni budaya tersebut.

Tarian lulo

“Budaya-budaya di Kota Kendari ini kan banyak hampir jarang kita lihat, makanya festival budaya ini menampilkan kembali agar bagaimana bisa memelihara, melestarikan kembali budaya-budaya kearifan lokal agar bisa diketahui generasi kita sekarang dan yang akan dating,” kata politisi PDIP ini.

Sebelumnya, Pj.Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu membuka secara resmi pagelaran seni budaya di kawasan Tugu Religi eks MTQ Kendari, Rabu malam (3/5/2023)

Pj.Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan, pagelaran seni dan budaya daerah Kota Kendari penting dilaksanakan dalam rangka memelihara dan melestarikan budaya daerah sebagai keragaman yang harus dijaga dan dirawat sebagai pelopor atau dasar pembangunan.

Pj Wali Kota Kendari

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat menumbuh kembangkan dan melestarikan adat dan budaya Kota Kendari,” ungkap Asmawa Tosepu.

Asmawa menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai adat istiadat dan kearifan lokal dengan mematuhi filosofi daerah yakni “Inae konasara ie Pinesara. Inae lia sara, ie pinekasara”. Artinya, siapa yang menghargai adat maka ia akan di muliakan tapi barang siapa yang tidak menghargai adat maka tidak akan dihargai.

“Eksistensi budaya bangsa berakar dari kekayaan budaya daerah di seluruh penjuru nusantara. Budaya daerah (lokal) bagian terintegrasi dalam budaya bangsa. Merawat dan melestarikan budaya nasional menjadi kewajiban seluruh anak bangsa Indonesia. Olehnya itu, Pemerintah Kota Kendari mengambil peran itu dalam upaya melestarikan dan merawat budaya bangsa yang ada di Kendari dan Sultra secara umum,” pungkasnya.

Pj Wali Kota Kendari ikut lulo bersama

Untuk di ketahui, pagelaran seni dan budaya sudah dimulai dengan lomba Mondarima Osara yang diikuti seluruh kepala OPD lingkup Kota Kendari.

Pagelaran seni budaya lainnya akan dilombakan selanjutnya, diantaranya, lomba Modinggu, lomba seni Musik bambu, Mombesara, tari Lariangi dan Megambusu dengan melibatkan peserta dari kalangan pelajar seperti SD dan SMP.(ADV)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id
#Advetorial#HeadlineDaratan SultraFokus RedaksiMetro KendariSulawesi Tenggara

Melestarikan Budaya Lokal, DPRD Apresiasi Pentas Seni Budaya HUT ke-192 Kendari

×

Melestarikan Budaya Lokal, DPRD Apresiasi Pentas Seni Budaya HUT ke-192 Kendari

Sebarkan artikel ini
Kegiatan "Mombesara"

Kendari, portal.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Kendari mengapresiasi penyelenggaraan pagelaran seni dan budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 192 Kota Kendari.

Ketua DPRD kota Kendari Subhan ST mengakui kegiatan pagelaran seni dan budaya yang dilaksanakan pemkot Kendari sangat positif.

“Kota Kendari ini merupakan daerah dengan beragam etnis di dalamnya, untuk itu dengan tema Hut tahun ini sangat baik dalam menjaga kebersamaan semua etnis yang ada, apalagi dengan adanya pagelaran seni dan budaya ini menjadi salah satu instrumen dalam menopang keberagaman dan ini patut di apresiasi,” tutur Subhan ST, di Kendari, Kamis (4/5/2023).

Ia juga berharap melalui rangkaian kegiatan HUT tahun ini seluruh masyarakat dapat menjujung tinggi adat istiadat yang ada di kota kendari.

Pagaleran seni budaya

“Kita berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan kegiatan hut mulai dari pemerintah, stakholder dan seluruh elemen masyarakat kota Kendari,” harapnya.

Anggota DPRD kendari, La Ode Lawama, juga menyampaikan selamat atas penyelenggaraan pagelaran seni budaya dalam rangka memperingati HUT Kota Kendari tahun 2023.

Menurutnya, rangkaian kegiatan HUT tahun ini sangat spetakuler karena menjunjung tinggi adat istiadat Kota Kendari.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan pagelaran seni budaya. Bahkan Lawama juga menyaksikan langsung sejumlah penampilan pentas seni budaya tersebut.

Tarian lulo

“Budaya-budaya di Kota Kendari ini kan banyak hampir jarang kita lihat, makanya festival budaya ini menampilkan kembali agar bagaimana bisa memelihara, melestarikan kembali budaya-budaya kearifan lokal agar bisa diketahui generasi kita sekarang dan yang akan dating,” kata politisi PDIP ini.

Sebelumnya, Pj.Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu membuka secara resmi pagelaran seni budaya di kawasan Tugu Religi eks MTQ Kendari, Rabu malam (3/5/2023)

Pj.Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan, pagelaran seni dan budaya daerah Kota Kendari penting dilaksanakan dalam rangka memelihara dan melestarikan budaya daerah sebagai keragaman yang harus dijaga dan dirawat sebagai pelopor atau dasar pembangunan.

Pj Wali Kota Kendari

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat menumbuh kembangkan dan melestarikan adat dan budaya Kota Kendari,” ungkap Asmawa Tosepu.

Asmawa menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai adat istiadat dan kearifan lokal dengan mematuhi filosofi daerah yakni “Inae konasara ie Pinesara. Inae lia sara, ie pinekasara”. Artinya, siapa yang menghargai adat maka ia akan di muliakan tapi barang siapa yang tidak menghargai adat maka tidak akan dihargai.

“Eksistensi budaya bangsa berakar dari kekayaan budaya daerah di seluruh penjuru nusantara. Budaya daerah (lokal) bagian terintegrasi dalam budaya bangsa. Merawat dan melestarikan budaya nasional menjadi kewajiban seluruh anak bangsa Indonesia. Olehnya itu, Pemerintah Kota Kendari mengambil peran itu dalam upaya melestarikan dan merawat budaya bangsa yang ada di Kendari dan Sultra secara umum,” pungkasnya.

Pj Wali Kota Kendari ikut lulo bersama

Untuk di ketahui, pagelaran seni dan budaya sudah dimulai dengan lomba Mondarima Osara yang diikuti seluruh kepala OPD lingkup Kota Kendari.

Pagelaran seni budaya lainnya akan dilombakan selanjutnya, diantaranya, lomba Modinggu, lomba seni Musik bambu, Mombesara, tari Lariangi dan Megambusu dengan melibatkan peserta dari kalangan pelajar seperti SD dan SMP.(ADV)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id