Portal.id, KENDARI – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendapat stimulus pembiayaan dari industri perbankan di Sulawesi Tenggara (Sultra). Hingga Maret 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit untuk pengusaha UMKM mencapai Rp16,45 triliun.
Realisasi pembiayaan ini mengambil porsi sekitar 30,2 persen dari total keseluruhan kredit perbankan yang disalurkan di Sultra yang mencapai Rp54,43 triliun. Adapun sektor penopang utama ekonomi daerah yang menjadi tujuan kredit ini meliputi sektor rumah tangga, perdagangan, pertanian, industri pengolahan, serta sektor pertambangan.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menyampaikan bahwa penyaluran kredit yang sehat ke sektor produktif sangat krusial untuk menjaga daya tahan ekonomi daerah.
“OJK Sultra akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, pelaku industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan agar sektor jasa keuangan di Sultra tetap tumbuh sehat, inklusif, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Bismi melalui keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2026).
Meskipun penyaluran kredit tumbuh, OJK Sultra memberikan catatan terkait rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) khusus UMKM yang merangkak naik ke level 3,64 persen, dari periode Maret tahun lalu yang berada di posisi 2,85 persen.












