Kendari, portal.id – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kota Kendari terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung upaya pemerintah daerah menekan angka stunting. Salah satu langkah yang dilakukan yakni meningkatkan kualitas pelayanan dan penyediaan air bersih yang memenuhi standar kesehatan.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Anoa Kota Kendari, Sukriyaman, S.Sos., mengatakan bahwa ketersediaan air bersih yang layak dan berkualitas memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, termasuk mendukung pencegahan stunting.
Menurutnya, kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat tidak cukup hanya dilihat dari kejernihannya, tetapi juga harus memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan.
“Peningkatan kualitas layanan air minum ini juga ditujukan untuk mendukung kesehatan masyarakat. Jadi, bukan sekadar air yang terlihat jernih, tetapi harus memenuhi standar kesehatan,” jelas Sukriyaman, saat dikonfirmasi belum lama ini.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, PDAM Tirta Anoa memperoleh dukungan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan nilai sekitar Rp5 miliar untuk tahun anggaran 2027.
Anggaran tersebut direncanakan untuk mendukung program peningkatan pelayanan air bersih, sehingga kualitas air yang diterima masyarakat semakin baik dan sesuai dengan standar kesehatan.
Sukriyaman menilai, peningkatan kualitas layanan air minum merupakan bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Sebab, akses terhadap air bersih yang layak menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya lingkungan sehat dan pencegahan berbagai penyakit.
Ia menegaskan, upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mewujudkan Kota Layak Huni melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan lingkungan.
Melalui dukungan anggaran tersebut, PDAM Tirta Anoa berharap pelayanan air bersih di Kota Kendari semakin optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, penyediaan air bersih yang memenuhi standar kesehatan diharapkan dapat menjadi salah satu langkah pendukung pemerintah daerah dalam menekan risiko stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.






