Kendari, portal.id – Dalam upaya memperkuat pelaksanaan program dan kegiatan di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), Pemerintah Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari menggelar Pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB tahun 2025, berlangsung di Aula Kantor Lurah Lapulu, Jumat (17/10/2025).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Lurah Lapulu yang diwakili oleh Sekretaris Lurah (Seklur) Lapulu Nunung Rendelangi. Dihadiri oleh pengurus Pokja, koordinator PLKB (Penyuluh Keluarga Berencana), dan Kader Posyandu. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber yaitu Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Penyuluh dan Penggerakan Disdalduk-KB Kendari Abd Haris Sahido.
Dalam sambutannya, Seklur Lapulu Nunung Rendelangi menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama dalam pelaksanaan program KB dan pembangunan keluarga di Kelurahan Lapulu.
“Saya berharap dengan adanya pertemuan ini, kita bisa selalu berkoordinasi dan bekerja sama, termasuk dalam hal pelaksanaan program KB dan pembangunan keluarga, sehingga masyarakat kita hidupnya bisa lebih sejahtera,”ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Kampung KB Kelurahan Lapulu Sijito Jaya menambahkan, Pokja Kampung KB di Kelurahan Lapulu terbentuk tahun 2023 lalu.
“Kegiatan-kegiatannya itu sudah berjalan seperti kegiatan keagamaan, sosial budaya, kesehatan, ekonomi dan kegiatan lainnya. Dan itu sudah kita laporkan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, daerah, provinsi hingga pusat melalui web Kampung KB,”ujarnya.
Namun, sambung dia, ada satu kendala yaitu Kelurahan Lapulu belum memiliki Rumah DataKu, tapi kami sudah koordinasikan sama Pak Lurah, semoga kedepannya bisa direalisasikan.
“Rumah DataKu ini sangat penting, supaya kami bisa menampilkan data-data yang ada di kelurahan, seperti data kependudukan, data anak sekolah, data stunting dan penerima makan gizi gratis (MBG) serta data-data lainnya,” pungkasnya.
Pertemuan ini membahas berbagai hal, termasuk rencana kerja, evaluasi program KB, stunting, MBG, serta pengadaan Rumah DataKu.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan kerja sama antara pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam melaksanakan program KB dan pembangunan keluarga, sehingga masyarakat dapat hidup lebih sejahtera.






