Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya bagi jemaah calon haji (JCH) tahun 2026. Sebanyak 546 jemaah asal Kota Kendari akan mendapatkan fasilitas istimewa berupa transportasi gratis dan konsumsi selama proses keberangkatan hingga kepulangan dari Tanah Suci.
Kebijakan ini merupakan bentuk perhatian langsung dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan Sudirman, dalam memastikan kenyamanan serta kesiapan fisik para jemaah selama menjalankan ibadah haji.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkot Kendari, Sapri, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut diberikan untuk mendukung kelancaran perjalanan jemaah, terutama dalam menjaga kondisi fisik sejak awal keberangkatan.
“Pemerintah kota menanggung penuh biaya transportasi jemaah menggunakan bus Damri dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Embarkasi Sudiang di Makassar,” jelas Sapri saat diwawancarai disela-sela pelepasan JCH Kendari yang dilepas langsung Sekda Kendari mewakili Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, di Gedung Asrama Haji Kendari, Kamis (30/4/2026).
Ia menambahkan, sistem pengantaran yang digunakan adalah point to point sehingga waktu tempuh perjalanan menjadi jauh lebih singkat. Jika sebelumnya perjalanan menuju embarkasi memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam, kini dapat ditempuh hanya dalam waktu sekitar 7 menit.

“Hal ini dilakukan agar jemaah tidak mengalami kelelahan, sehingga kondisi fisik tetap terjaga sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci,” ujarnya.
Selain fasilitas transportasi, Pemkot Kendari juga menyiapkan konsumsi bagi seluruh jemaah, baik saat keberangkatan menuju Makassar maupun saat kepulangan ke Kendari.
“Kami siapkan konsumsi agar stamina jemaah tetap terjaga. Mengingat ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima,” tambahnya.
Adapun jadwal keberangkatan jemaah dari Kendari menuju Makassar akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 12 Mei 2026 sebagai gelombang utama, dan 13 Mei 2026 untuk sisa jemaah. Selanjutnya, jemaah dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci pada 13 Mei 2026 melalui embarkasi Makassar.
Dengan berbagai fasilitas yang diberikan, pemerintah berharap para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, tenang, dan khusyuk.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, dalam sambutannya menegaskan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi umat Muslim yang mampu, baik secara fisik maupun finansial.

Ia menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan perjalanan spiritual yang penuh makna dan membutuhkan kesiapan lahir serta batin.
“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang sangat mulia. Oleh karena itu, diperlukan keikhlasan, kesabaran, serta kesiapan mental,” ujarnya saat membacakan sambutan Wali Kota Kendari.
Amir Hasan juga mengapresiasi para jemaah yang telah mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah haji, mengingat panjangnya antrean keberangkatan.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci, terutama karena kondisi cuaca yang cukup ekstrem.
“Kesehatan adalah aset utama agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan baik,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengimbau seluruh jemaah untuk disiplin, mematuhi arahan petugas, serta menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah.
Menurutnya, kebersamaan dan saling membantu antarjemaah menjadi kunci utama dalam kelancaran pelaksanaan ibadah haji.
Khusus bagi jemaah lanjut usia, ia berpesan agar selalu bersabar dan mengedepankan sikap saling menghargai demi kenyamanan bersama.
Ia juga mengingatkan agar seluruh jemaah menjaga niat dengan tulus semata-mata karena Allah SWT, serta memanfaatkan kesempatan di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah dan doa.

“Jangan lupa untuk mendoakan keluarga, daerah, bangsa, dan negara kita di waktu-waktu mustajab,” pesannya.
Pemerintah Kota Kendari, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah, mulai dari proses keberangkatan hingga kepulangan.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan petugas, khususnya tenaga kesehatan, dalam memastikan seluruh rangkaian perjalanan berjalan lancar dan aman.
Dengan dukungan fasilitas dan pelayanan tersebut, Pemkot Kendari berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan optimal serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan meraih predikat haji yang mabrur. (ADV)






